Bantah soal Lobi-lobi Direksi BUMN, Marah kah Erick ke Ahok?

Market - Redaksi, CNBC Indonesia
23 September 2020 08:55
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahja Purnama, Ahok berbincang dengan Menteri BUMN Erick Thohir di acara Peresmian Implementasi Program Biodiesel 30% (B30) di SPBU MT Haryono.  (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Video kritik Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terhadap perusahaan minyak dan gas (migas) pelat merah ini, yang diunggah di Youtube, pekan lalu sempat bikin heboh.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ikut disebut-sebut, yang membuat Menteri BUMN Erick Thohir akhirnya buka suara. 

Dalam video tersebut Ahok mengkritisi perilaku direksi Pertamina. Ahok menyebut pergantian posisi direksi di perseroan karena adanya lobi-lobi.


Bahkan, dia menyebut lobi-lobi itu pun langsung dilakukan ke menteri.

Menanggapi hal ini, Erick mengatakan sudah semestinya seorang direksi perusahaan pelat merah harus dekat dengan menteri.

Sebab, kedekatan dengan menteri ini dapat meningkatkan 'teamwork' (kerja sama tim) antara kedua belah pihak.

"Komisaris, direksi harus dekat dengan menterinya. Kalau nggak, nanti teamwork jadi nggak jalan. Karena itu kan saya ngasih arahan pada saat bertemu seluruh direksi mengenai transformasi BUMN yang sudah ada di Instagram saya," tutur Erick saat ditemui wartawan usai Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (22/9/2020).

Dia mengungkapkan, tak ada lobi-lobi yang dilakukan oleh direksi BUMN dengan menteri, melainkan hanya melakukan rapat dan sudah menjadi hal yang biasa.

"Lho, kalau saya kan hubungan dengan direksi, komisaris, menteri kan hal yang biasa saya rasa. Kalau dibilang lobi-lobi, semua itu pembicaraan, rapat, bukan lobi. Sesuatu yang biasa," jelasnya.

Ahok Langsung Temui Erick Thohir
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading