Begini Cerita Pabrik Aqua Kebanjiran, Pasokan Galon Aman?

Market - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
23 September 2020 08:19
Pabrik Aqua Terendam Banjir (Tangkapan Layar Facebook)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pabrik Aqua di Cicurug, Sukabumi terendam banjir bandang pada Senin (21/9) malam. Akibatnya, perusahaan mengambil langkah untuk menutup keseluruhan area pada komplek tersebut untuk dibersihkan.

Sempat beredar video pabrik Aqua terendam yang tersebar di media sosial. Tampak air berwarna coklat dengan tinggi sekitar 30 sentimeter menggenangi area pabrik.

"Tadi (Senin) malam ada jalur lini produksi di bagian depan atau depan sungai terdampak. Tapi demi keamanan dan keselamatan, semua karyawan dipulangkan dan dilakukan pembersihan. Hari ini masih diteruskan pembersihan. Dari beberapa lajur atau lini produksi hanya 1 yang terkena," kata Corporate Communication Director Danone Indonesia Arif Mujahidin kepada CNBC Indonesia, Selasa (22/9).


Ia menyebut ada sekitar 6-7 lini produksi yang ada pada pabrik tersebut. Namun hanya 1 yang terdampak. Saat ini, kegiatan produksi pun ditutup karena masih dalam tahap pembenahan. Sejumlah fasilitas dicek, semisal aliran listrik.

Meski memang saat ini area genangan yang tergambar di video sudah surut, namun ternyata video tersebut awalnya hanya untuk evaluasi internal. Sayangnya, harus bocor.

"Kalau diteliti yang menempel di lantai, itu kemasan produk yang belum sempet diproses. Mesin-mesin posisinya di atas. Kalau dilihat, pengisian sebenernya tidak terdampak air kotor itu. Cuma ya karena kembali lagi masalah listrik keselamatan, jadi kita putuskan sampai saat ini ngga beroperasi," jelas Arif.

Ia mengakui kejadian ini merupakan pertama kalinya pabrik Aqua di Sukabumi terendam banjir.

"Ini pertama kali, di pucuk gunungnya (ada masalah). itu jadi pembelajaran semua. Karena banjir bandang sifatnya. Jadi dari hulunya bener-benar mungkin, di daerah konservasi atau lebih tinggi dari Cicurug ini. Di hulu sungainya," sebut Arif.

Dampaknya kegiatan operasional pun harus dihentikan. Namun, Ia tidak bisa menjanjikan kapan operasional perusahaan itu bisa berjalan. Akibatnya, ada dampak yang dirasakan perusahaan.

"Tentu saja pasokan berkurang, namun kami usahakan bisa diatasi dengan pasokan dari beberapa pabrik lain di wilayah Sukabumi dan Bogor," katanya kepada CNBC Indonesia, Selasa (22/9).

Distribusi air galon dan kemasan ke konsumen tetap dijalankan sejak saat ini. Jika tidak, maka dikhawatirkan konsumen merasa terganggu. Namun Arif menyebut Aqua memiliki bantuan dari sejumlah pabrik lain yang berada di kawasan.

"Jumlah pabrik Aqua di seluruh Indonesia ada 20, di sekitar Sukabumi ada beberapa, mungkin 4 dekat-dekat situ. Supply sementara dialihkan ke pabrik-pabrik lain sampai lokasi tadi area produksi tadi dibersihkan," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading