UMKM Babak Belur Gegara Covid, Ini 'Exit Plan' Erick Thohir

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
19 September 2020 18:10
Menteri BUMN Erick Thohir (CNBC Indonesia/Monica Wareza)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebagian besar UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) terdampak pandemi Covid-19 terutama UMKM yang bergerak di sektor pariwisata yang mengandalkan kedatangan turis untuk pendapatan mereka.

Namun dengan adanya pembatasan pergerakan manusia, para UMKM ini harus menanggung berkurangnya atau bahkan tak adanya pendapatan sama sekali.

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengungkapkan dalam kunjungannya ke salah satu lokasi wisata, para penyedia jasa penginapan tetap menyediakan penginapannya berharap adanya kunjungan dari wisatawan asing.


Namun, pahit memang, diperkirakan wisatawan asing baru akan kembali masuk pada kuartal IV tahun depan.

"Saya cerita bahwa corona akan sangat panjang dan wisatawan mancanegara datangnya kuartal empat, saya bilang tahun depan bukan Agustus-September, mereka shock. Katanya apa yang bisa kami jual, kami kerjakan. Kalau beternak di sini ga ada rumput buat makan ternak. Kami kerja apa katanya. Ternyata ini real yang kita hadapi di lapangan," kata Arya dalam Webinar bersama BUMN termasuk PT Pertamina, Sabtu (19/8/2020).

Untuk itu, Kementerian BUMN yang dipimpin Menteri Erick Thohir ini akan membantu mencarikan jalan keluar untuk masalah ini dengan memberikan kesempatan untuk berkontribusi pada proyek besar yang sedang dilaksanakan di wilayah tersebut.

Usaha yang dilakukan dengan memanfaatkan kondisi lingkungan setempat dan dibantu dengan peralatan yang disumbangkan oleh salah satu perusahaan pelat merah.

"Kalau ga mereka ga makan sampai tahun depan, ini sangat banyak dialami pelaku UMKM yang terjadi saat ini, mau gak mau ada inovasi pemerintah daerah kepada mereka, karena kondisi seperti itu," imbuhnya.

Selain mencarikan bisnis cadangan, BUMN juga mendukung dilakukan restrukturisasi kredit untuk UMKM agar usaha kecil ini tidak diberatkan oleh pembayaran bunga dan cicilan saat usaha mereka tak berjalan maksimal.

"Jadi bagaimana supaya UMKM lega, baik utang tekanan bunga dan pengembalian pokoknya," tutup dia.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading