Ini Alasan Sandiaga Cs Lepas Saham Merdeka Copper Rp 214 M

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
11 September 2020 15:07
Sandiaga Salahuddin Uno mengikuti seminar dan diskusi mengenai Kewirausahaan di Kerinci, Jambi. (Dok Tim Media Sandiaga Uno)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan investasi milik Sandiaga Uno dan Edwin Soeryadjaya, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) mengurangi kepemilikannya di PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Saratoga melepas sebanyak 131,90 juta saham di harga Rp 1.620/saham, sehingga dari penjualan ini perusahaan mengantongi Rp 213,68 miliar.

Head of Corporate Communications Saratoga Investama Catharina Latjuba mengatakan pelepasan saham ini dilakukan untuk menambah jumlah saham beredar (free float) di pasar. Divestasi ini dilakukan melalui evaluasi terhadap portofolio investasi perusahaan.


"Saratoga sebagai perusahaan investasi aktif selalu melakukan evaluasi terhadap semua portofolio investasinya. Penjualan sebagian saham MDKA adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan free float dan likuiditas MDKA di market," kata Catharina kepada CNBC Indonesia, Jumat (11/9/2020).

Free float adalah persentase saham dari suatu perusahaan publik yang bisa dibeli oleh masyarakat, mininal saham beredar 7,5%.

Dia menyebutkan, MDKA merupakan salah satu portofolio investasi yang berkinerja positif dan memiliki potensi untuk terus berkembang.

Ditambah lagi dengan kondisi saat ini harga emas dan tembaga yang terus meningkat memberikan prospek positif bagi bisnis perusahaan.

Dengan penjualan Saratoga sebanyak 131,90 juta saham di harga Rp 1.620/saham, maka porsi saham SRTG di MDKA menjadi 4.189.971.184 saham MDKA atau 19,13% dari total saham, dari sebelumnya 4.321.875.875 saham atau 19,74%.

Selain oleh Saratoga, saham MDKA saat ini dipegang oleh PT Mitra Daya Mustika sebesar 13,46%, PT Suwarna Arta Mandiri 7,16%, Garibaldi Thohir sebanyak 8,94% dan Pemda Kabupaten Banyuwangi 5,23%.

Kepemilikan publik sebanyak 45,45%, sisanya yakni dipegang Gavin Arnold Caudle sebesar 0,046%, Hardi Wijaya Liong sebesar 0,53%, Heri Sunaryadi 0,018%, Tri Boewono 0,02% dan Richard Bruce Ness 0,021%.

Adapun pemegang saham terbesar SRTG per Juni 2020 yakni Edwin Soeryadjaya (presiden komisaris) 32,03%, Sandiaga S Uno sebesar 21,51%, PT Unitras Pertama 32,72%, dan investor publik 13,51%, sementara sisanya dimiliki investor lainnya.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading