Jakarta PSBB Total, Begini Jeritan Perusahaan Properti

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
10 September 2020 15:22
Suasana Perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Properti (FLPP) di Cibarengkok  Pengasinan, Kec. Gn. Sindur, Bogor, Jawa Barat, Senin (17/2/2020). PT Bank Tabungan Negara (BTN) (Persero) Tbk pada tahun 2020 meningkatkan layanan transaksi digital untuk menggaet calon debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sektor properti menjadi salah satu yang terkena dampak cukup signifikan pandemi Covid-19. Terlebih lagi, mulai Senin pekan depan, DKI Jakarta akan memberlakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara total.

Sekretaris Perusahaan Intiland, Theresia Rustandi, kepada CNBC Indonesia menyampaikan, pada dasarnya pengusaha mendukung rencana pemerintah dalam mengendalikan pandemi.

Namun, harus diakui, kondisi pasar properti masih cukup berat di tahun ini. Ditambah lagi dengan kebijakan pembatasan sosial, diperkirakan bakal menyebabkan penurunan penjualan.


Theresia menjelaskan, pandemi Covid-19 cukup memberikan dampak bagi kinerja keuangan perseroan di semester pertama tahun ini. Terutama, melambatnya penjualan apartemen dan perkantoran atau high rise building.

"Paling penting adalah kita harus hadapi bersama-sama dengan baik. Saling kerjasama, punya sense of crisis yang sama. Pemerintah, swasta, masyarakat harus sama dan saling mendukung," kata dia kepada CNBC Indonesia, Kamis (10/9/2020).

Sementara itu, emiten properti lainnya juga mengalami dampak penurunan penjualan dan laba bersih yang cukup signifikan akibat pandemi Covid-19.

Mengacu informasi yang disampaikan manajemen PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) di laman keterbukan informasi Bursa Efek Indonesia, perseroan memperkirakan terjadi penurunan pendapatan sebesar 25% - 50%, sedangkan laba bersih diperkirakan akan turun lebih dari 75% untuk periode laporan keuangan yang berakhir Juni 2020 dibanding tahun sebelumnya.

Dampak pandemi ini menyebabkan pembatasan operasional selama lebih dari 3 bulan terhadap kantor pusat perseroan, proyek anak usaha seperti ITC, mall dan gedung perkantoran serta penghentian operasional pada proyek usaha arena rekreasi enitas anak.

Sebagai imbasnya, ada sekitar 100 karyawan yang dilakukan pemotongan gaji, 100 karyawan lainnya mengalami pengurangan kerja dan 100 karyawan dirumahkan sementara hingga perusahaan beroperasi normal kembali.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading