Terbesar BRI, Ini Rincian Target Setoran Dividen BUMN di 2020

Market - Muhammad Choirul, CNBC Indonesia
18 August 2020 17:55
Infografis: Erick Thohir Gandeng KPK Kawal Dana PEN Rp 143 T

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah mencatat pada tahun 2020, ada sebanyak 10 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan berkontribusi besar terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dari jumlah rencana tersebut, BUMN yang menyetor laba (dividen) terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Dalam buku Nota Keuangan 2021 yang dirilis Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pada tahun 2020 kinerja BUMN cukup positif baik dari sisi aktiva, ekuitas, pendapatan, maupun laba usaha. Kinerja yang baik ini membuat laba BUMN juga meningkat sehingga rencana setoran dividennya pun naik.

"Perkembangan positif kinerja BUMN pada periode tersebut berdampak pada meningkatnya kontribusi BUMN terhadap APBN, khususnya dari pembayaran dividen yang terus mengalami peningkatan," tulis buku tersebut yang dikutip, Selasa (18/8/2020).

Secara rinci, BRI diproyeksi akan menyetor dividen ke negara sebesar Rp 11,8 triliun pada tahun ini. Kemudian disusul oleh Bank Mandiri yang direncanakan menyetor dividen sebesar Rp 9,9 triliun.




Lalu diposisi selanjutnya ada PT Pertamina yang direncanakan menyetor dividen Rp 8,5 triliun dan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) sebesar Rp 8 triliun. Kemudian BNI direncanakan setor laba Rp 2,3 triliun dan PT Pupuk Indonesia sebesar Rp 900 miliar.

Selanjutnya, PT Pelindo II sebesar Rp 700 miliar dan PT Pelindo III sebesar Rp 500 miliar. Lalu, PT SMI yang direncanakan setor dividen Rp 500 miliar dan PT Wijaya Karya sebesar Rp 300 miliar.

Tabel Dividen (Sumber Nota Keuangan dan RAPBN 2021)Foto: Tabel Dividen (Sumber Nota Keuangan dan RAPBN 2021)



Sementara itu, pada tahun 2021 setoran dividen BUMN untuk negara ditargetkan sebesar Rp 26,1 triliun. Dividen BUMN ini mengalami penurunan karena dampak pandemi Covid-19 yang cukup berat dirasakan BUMN.

Setoran dividen BUMN tahun depan ini diproyeksikan berasal dari BUMN perbankan sebesar Rp 11,9 triliun dan bagian BUMN non-perbankan sebesar Rp 14,2 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading