Tajir Melintir, Jeff Bezos Sudah Jual Saham Amazon Rp 104 T

Market - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
06 August 2020 08:05
FILE - In this Sept. 19, 2019 file photo, Amazon CEO Jeff Bezos speaks during his news conference at the National Press Club in Washington. On Monday, Feb. 4, 2020, Bezos asked a California court to dismiss a defamation lawsuit filed against him by his girlfriend's brother, Michael Sanchez. In Sanchez's lawsuit filed last week, the Hollywood talent manager alleges that Bezos and his security consultant Gavin de Becker falsely told reporters that Sanchez provided nude photos of Bezos to The National Enquirer.  (AP Photo/Pablo Martinez Monsivais, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Orang terkaya di planet Bumi yang merupakan pemilik sekaligus CEO Amazon Jeff Bezos minggu ini telah menjual saham Amazon miliknya lebih dari $ 3,1 miliar (Rp 44 triliun). Penjualan ini diketahui dalam laporan OpenInsider ke otoritas pasar modal Amerika Serikat (AS) Securities and Exchange Commission (SEC), seperti dikutip dari CNBC International. 

Penjualan tersebut merupakan bagian dari rencana perdagangan 10b5-1, dimana SEC sejak tahun 2000 mengizinkan orang dalam (pemilik) menjual kepemilikan sahamnya. Awal tahun ini, Bezos baru saja menjual lebih dari $ 4,1 miliar saham di perusahaan tersebut. 

Dengan penjualan pekan ini, maka Bezos telah menjual sahamnya di Amazon sebesar $ 7,2 miliar (Rp 104 triliun) sejauh ini. Kendati begitu, Bezos masih memiliki lebih dari 54 juta sahamnya bernilai lebih dari $ 170 miliar, dan tetap menjadikannya orang terkaya di dunia.


Sebagai perbandingan, Bezos menjual saham senilai $ 2,8 miliar pada tahun 2019. Bezos juga mengatakan bahwa dia menjual sekitar $ 1 miliar saham Amazon pertahunnya untuk mendanai perusahaan eksplorasi ruang angkasa, Blue Origin.

Penjualan tersebut terjadi satu minggu setelah Bezos bersaksi di depan House Antitrust Subcommite, yang prihatin dengan kekuatan perusahaan teknologi besar yang berkembang, bersama dengan CEO Facebook Mark Zuckerberg, CEO Apple Tim Cook dan Sundar Pichai, CEO dari induk Google Alphabet.

Pekan lalu, Amazon juga melaporkan hasil kinerja kuartal-2020. Hasilnya, melampaui ekspektasi analis sebab pandemi virus corona ternyata meningkatkan daya belanja online.

Saham Amazon naik 73% sepanjang tahun ini. Sudah termasuk kenaikan 2,1% pada hari Rabu.

Ketika berita ini turun, pihak dari Amazon belum segera menanggapi perihal ini.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading