Roundup

Laba PLN Ambles 96% di 1H-2020, Rugi Blue Bird Hampir Rp100 M

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
29 July 2020 09:20
PGN Komitmen Laksanakan Penugasan Pasokan Gas untuk Pembangkit listrik PLN. Ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Sepanjang perdagangan Selasa kemarin, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di teritori negatif. Terus bertambahnya jumlah orang yang terinfeksi Covid-19 di Tanah Air menjadi sentimen negatif.

Kemarin, IHSG ditutup melemah 0,07% ke posisi 5.112,98 poin dengan nilai transaksi Rp 8,31 triliun. Volume saham sebanyak 12,95 miliar unit dan frekuensi sebanyak 745.011 kali.

Cermati aksi dan peristiwa emiten berikut ini yang dihimpun dalam pemberitaan CNBC Indonesia sebelum memulai perdagangan Rabu (29/7/2020):


1.Per 22 Juli, Himbara Salurkan Dana Titipan Sri Mulyani Rp43 T

Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) telah menyalurkan kredit sebesar Rp 43,5 triliun sampai dengan data per 22 Juli 2020 setelah mendapatkan penempatan dana dari pemerintah melalui Kementerian Keuangan sebesar Rp 30 triliun pada 25 Juni 2020.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan kredit tersebut didistribusikan kepada 518.797 debitur atau telah terealisasi 145% dari total dana yang ditempatkan pemerintah.

"Beberapa minggu setelah program PMK 70 pada 25 Juni lalu, sebulan kemudian para bank telah menyalurkan dalam skala cukup besar," ujarnya dalam diskusi virtual yang diselenggarakan oleh Indef, Selasa (28/7/2020).

2.Mau Cuan? Deretan Saham Ini Diprediksi Bakal Tahan Banting

Situasi pasar saham di semester kedua tahun ini diyakini bakal lebih positif sejalan dengan mulai maraknya arus modal masuk ke negara-negara emerging markets. Ada sejumlah sektor yang memiliki prospek cukup baik, di antaranya adalah emiten di sektor perbankan dan consumer goods.

Head of Equity Research PT BNI Sekuritas, Kim Kwie Sjamsudin menuturkan, di tengah kekhawatiran ekonomi dunia mengalami resesi yang cukup dalam, pasar saham kembali mulai bangkit.

Hal ini terutama didorong oleh katalis positif dari likuiditas secara global yang cukup massif imbas dari kebijakan stimulus yang digelontorkan bank sentral utama dunia.

BNI memperkirakan, indeks akan menuju level 5.300 di akhir tahun ini, namun nilai laba per saham atau earnings per share (EPS) akan mengalami penurunan hingga 20%. Oleh sebab itu, penemuan vaksin dan obat Covid-19 akan menjadi sentimen yang akan meningkatkan kepercayaan pasar.

"Risiko utamanya krisis kesehatan, kunci utama untuk solusinya harus ada vaksin. Kalau sudah ditemukan memberikan confident ke masyarakat untuk bisa kembali beraktivitas secara normal," kata Kim Kwie, dalam pemaparan di Gedung BEI, Sudirman, Jakarta, Selasa (28/7/2020).

3.Dihantam Corona, Blue Bird Cetak Rugi Rp 94 M di Semester I

Emiten pengelola taksi, PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan rugi bersih selama semester I-2020 mencapai Rp 93,67 miliar dibandingkan dengan periode semester I tahun sebelumnya yakni masih mencatat laba bersih Rp 158,37 miliar.

Kerugian ini diderita perusahaan di tengah masih terjadinya pandemi Covid-19 yang menghantam sektor transportasi pada umumnya, baik darat, laut, dan udara, serta kereta api.

Mengacu laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan, pendapatan perusahaan taksi yang dipimpin oleh Dirut Noni Sri Ayati Purnomo ini mencapai Rp 1,15 triliun, turun 40% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,91 triliun.

4.Ekonomi Lesu Tapi Investor Saham Malah Melonjak, Ada Apa?

Investor ritel di pasar saham mengalami kenaikan yang cukup signifikan sejak awal tahun ini kendati pasar saham terkoreksi cukup tajam. Ketiga perusahan sekuritas mencatatkan kenaikan investor ritel semenjak diberlakukannya kebijakan bekerja dari rumah.

Head of Equity Research PT BNI Sekuritas, Kim Kwie Sjamsudin menuturkan, fenomena kenaikan investor ritel ini tak hanya terjadi di bursa saham domestik, melainkan jadi fenomena global.

"Di negara maju mereka beberapa banyak menggunakan stimulus yang mereka terima untuk investasi di pasar saham. Sekarang ini karena insttusi awal waktu pandemi masih sangat khawatir," ucapnya, dalam pemaparan, Selasa (28/7/2020).

5.Manajemen Bantah Ada 68 Orang Positif Covid-19 di Kantor Antam

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membantah laporan Dinas Kesehatan DKI Jakarta terkait "Analisis Data Cluster Perkantoran DKI Jakarta" tertanggal 26 Juli 2020 yang beredar beberapa waktu belakangan. Dalam data itu disebut ada 68 orang di kantor milik ANTM yang positif terjangkit Covid-19.

"Aneka Tambang menyatakan bahwa per tanggal 26 Juli 2020 tidak ada kasus terkonfirmasi positif atas pekerja dan tenaga alih daya ANTM di kantor pusat Jakarta," tulis manajemen perusahaan dalam keterangan resminya, Selasa (28/7/2020).

Dalam keterangan itu, ANTM memastikan kegiatan operasional di seluruh unit bisnis tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, baik di area kerja tambang dan pabrik.

6.Rugi Kurs Bikin Laba PLN Ambles 96% Jadi Rp 273 Miliar

Laba bersih PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ambles lebih dari 96% pada semester I-2020 menjadi Rp 273,06 miliar. Padahal pada periode sama tahun sebelumnya PLN masih meraup laba Rp 7,35 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan hari ini, pada dasarnya pendapatan usaha PLN masih meningkat, meski tipis. Dari Rp 137,52 triliun pada semester I-2019 menjadi Rp 139,78 triliun pada semester I-2020. Sementara itu jumlah beban usaha juga turun dari Rp 152,51 triliun menjadi Rp 149,92 triliun.

Meski demikian, PLN Mencatatkan kerugian kurs mata uang asing sebesar Rp 7,79 triliun pada semester I-2020. padahal pada tahun sebelumnya, PLN mencatatkan keuntungan kurs Rp 5,04 triliun.

7.Dalami Peran Broker & MI Jiwasraya, Kejagung Periksa 25 Saksi

Kejaksaan Agung kembali melakukan pemeriksaan terhadap 25 orang saksi yang terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Pemeriksaan ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print-33/F.2/Fd.1 /12/2019 tanggal 27 Desember 2019 dan pemeriksaan saksi perkara dengan Tersangka Korporasi dan oknum pejabat OJK.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono menyampaikan, 25 orang saksi ini diperiksa dalam kapasitasnya baik sebagai pengurus, karyawan perusahaan Manager Investasi serta karyawan PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) maupun selaku pejabat atau pegawai Otoritas Jasa Keuangan.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading