Efek Pabrik Tutup Gegara Covid, Saham Unilever Drop Hampir 2%

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
03 July 2020 16:50
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Kamis, 12 Maret 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5,01% ke 4.895,75. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dihentikan sementara (trading halt) setelah  Harga tersebut ke 4.895,75 terjadi pada pukul 15.33 WIB.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) hari ini (3/7) ditutup terkoreksi hampir 2%. Penutupan salah satu pabrik menjadi salah satu sentimen yang membuat harga saham Unilever Indonesia terkoreksi. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) harga saham Unilever Indonesia terkoreksi 1,86% terkoreksi Rp 7.900/unit. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 66,54 miliar. 

Unilever Indonesia menutup salah satu pabrik di Cikarang karena beberapa karyawan di bagian engineering gedung TBB yang terkonfirmasi positif COVID-19 yang terpapar virus corona (covid-19). Namun perseroan memastikan pasokan produk tetap aman kendati menutup fasilitas pabrik.


Sancoyo Antarikso, Governance and Corporate Affairs Director menyampaikan, produk perseroan merupakan bagian penting dalam keseharian konsumen oleh karena itu Unilever memastikan hal ini tidak akan mempengaruhi pasokan kepada konsumen.

"Stok yang ada di gudang kami maupun di gudang distributor dan pelanggan masih mencukupi. Saat ini sebanyak 265 karyawan TBB berada di rumah selama operasional pabrik TBB dihentikan sementara," kata Sancoyo, dalam keterangannya, Jumat (3/7/2020).

Sancoyo melanjutkan, Gedung TBB merupakan satu bagian dari kompleks pabrik Unilever di Cikarang, dalam kompleks tersebut terdapat beberapa gedung dengan protokol pemisahan zona kerja dan area produksi yang ketat. Karyawan hanya diperbolehkan bekerja di zona masing-masing, dan tidak dapat melintas zona kerja dan area produksi.

Setelah adanya temuan itu, Unilever Indonesia telah mengirimkan laporan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, melakukan contact tracing, dan mewajibkan PCR test bagi keseluruhan karyawan gedung TBB sebanyak 265 orang.

"Operasional segera kami tangguhkan begitu mendapat kabar tersebut, untuk berfokus menerapkan berbagai langkah preventif dalam upaya menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan," kata Sancoyo, dalam keterangan pers yang diperoleh CNBC Indonesia, Kamis (2/7/2020).

Unilever secara global memiliki protokol dalam menangani kasus COVID-19, dan kebijakan ini diterapkan pada seluruh kantor dan pabrik Unilever di 180 negara, termasuk di Indonesia. Sancoyo memastikan, hal ini tidak akan mempengaruhi pasokan kepada konsumen.

Merespons sentimen ini, pada perdagangan akhir pekan ini, saham Unilever terpantau melemah 1,55% ke posisi Rp 7.925 per saham. Sejak awal tahun, UNVR masih melemah 5,65%.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading