Hati-hati! Saham Meroket 203%, BEI Awasi Saham Bank Jago

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
02 July 2020 14:17
Bank Jago

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan monitoring dan mencermati perkembangan pola transaksi saham PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) atau sejak 11 Juni 2020 bernama PT Bank Jago Tbk, seiring dengan peningkatan harga saham ARTO yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

Sebab itu, manajemen BEI menyatakan para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS.

"Selain itu, investor juga diharapkan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi," tulis manajemen BEI, dalam pengumuman, Kamis ini (2/7/2020).


Bank Artos Indonesia resmi mengubah nama perusahaan menjadi Bank Jago dan memindahkan kantor pusat dari Bandung ke Menara BTPN Jakarta Selatan mulai Kamis 11 Juni 2020. Bank asal Bandung ini dikendalikan oleh bankir Jerry NG dan Patrick Walujo.

Selain ARTO, BEI juga memasukkan saham PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG) dalam pengawasan khusus karena terjadi peningkatan harga saham KBAG yang di luar kebiasaan atau UMA.

"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang- undangan di bidang Pasar Modal," tulis BEI.

Mengacu data BEI, saham ARTO pada sesi II pukul 13.56 WIB melesat 20,81% di level Rp 2.670/saham. Sepekan terakhir saham ARTO melesat 96% dan sebulan terakhir perdagangan meroket 203%. 

Adapun saham KBAG pada Kamis ini turun 1,48% di level Rp 400/saham. Sepekan sahamnya naik 5,8% dan sebulan naik 20%. Karya Bersama Anugerah yang bergerak di real estate ini resmi mencatatkan sahamnya di BEI pada Rabu (8/4/2020) dengan harga penawaran Rp 100/saham.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Saham Melaju Kencang, Bursa 'Tilang' Saham AGRO


(tas/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading