Siap Guyur Kredit Rp 90 T, Ini Strategi 4 Bank BUMN Tekan NPL

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
01 July 2020 12:27
Sunarso Direktur Utama BRI saat memberi keterangan PERS Rapat Koordinasi OJK Dengan HIMBARA Sebagai Tindak Lanjut PMK 70/2020 Foto: Sunarso Direktur Utama BRI saat memberi keterangan PERS Rapat Koordinasi OJK Dengan HIMBARA Sebagai Tindak Lanjut PMK 70/2020

Jakarta, CNBC Indonesia - Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) menyebutkan bakal menyalurkan kredit setelah mendapatkan dana simpanan pemerintah sebesar Rp 30 triliun. Bank-bank Himbara juga berkomitmen dapat menjaga kualitas kredit sehingga tak akan menimbulkan kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di masa depan.

Ketua Himbara yang juga Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sunarso mengatakan dengan mulai kembali dibukanya aktivitas ekonomi, artinya akan membutuhkan penyaluran kredit.

Namun, penyaluran akan dilakukan secara sustain atau berkelanjutan dan tetap menjaga kualitas.


"Jaga likuiditas letak manajemen risiko, gimana ekspansi bisa menumbuhkan ekonomi tetapi secara sustain dan kualitas dijaga. Seimbangkan jangan sampai yang diberikan melebih demand, jadi kalau demand Rp 90 triliun ada, kita akan ekspansi Rp 90 triliun. Kalau ga ada demand ya ga Rp 90 triliun," kata Sunarso di Komplek Bank Indonesia, Rabu (1/7/2020).

Dia mengatakan dengan penyaluran kredit ke sektor-sektor yang dinilai tetap membutuhkan modal kerja di tengah kondisi saat ini akan lebih dapat menjaga kualitas kredit yang disalurkan.

Sebanyak empat bank BUMN yang mendapatkan dana ialah Bank BRI, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

BRI dapat Rp 10 triliun, Bank Mandiri Rp 10 triliun, sementara Rp 10 triliun sisanya dibagi masing-masing untuk BTN dan BNI Rp 5 triliun.

Pahala N Mansyuri Dirut BTN saat memberi keterangan PERS Rapat Koordinasi OJK Dengan HIMBARA Sebagai Tindak Lanjut PMK 70/2020Foto: Pahala N Mansyuri Dirut BTN saat memberi keterangan PERS Rapat Koordinasi OJK Dengan HIMBARA Sebagai Tindak Lanjut PMK 70/2020
Pahala N Mansyuri Dirut BTN saat memberi keterangan PERS Rapat Koordinasi OJK Dengan HIMBARA Sebagai Tindak Lanjut PMK 70/2020

Himbara juga berkomitmen untuk menggunakan dana simpanan pemerintah yang ditempatkan di empat bank BUMN sebesar Rp 30 triliun untuk meningkatkan ekspansi kredit (leverage) naik tiga kali dalam 3 bulan mencapai Rp 90 triliun.

Terkait dengan menjaga NPL, Herry Sidharta, Direktur Utama BNI juga memastikan kredit yang disalurkan tetap berkualitas. Bank ini juga memberikan pendampingan kepada UMKM yang menerima kredit dari bank sehingga perseroan tak hanya menyalurkan kredit tapi juga mencarikan pasar dan vendor yang sesuai untuk penerima kreditnya.

"Di kita pertimbangkan masalah kualitas, kalau berdasarkan pengalaman kita jaga ekosistem," katanya.

"Selama ini banyak relaksasi, dibantu kebijakan OJK karena rantai bisnis putus, kita lihat bahwa bank banyak sektor dan banyak berkaitan ekosistemnya yang kita sudah tau, jadi kita buat ekosistem sendiri jadi pembiayaan terkontrol," kata Herry.

Saksikan video terkait di bawah ini:

Himbara Datangi OJK, Bahas Penempatan Dana Rp 30 T


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading