Ada Risiko Gelombang Kedua Corona, Harga Minyak Malah Naik 9%

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
21 June 2020 06:42
The sun sets behind an idle pump jack near Karnes City, Texas, Wednesday, April 8, 2020. Demand for oil continues to fall due to the new coronavirus outbreak. (AP Photo/Eric Gay) Ilustrasi Pengeboran Minyak (AP/Eric Gay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan pekan ini. Kenaikan harga si emas hitam malah terjadi saat dunia dilanda kecemasan risiko gelombang serangan kedua (second wave outbreak) virus corona.

Sepanjang pekan ini, harga minyak jenis brent melesat 7,81%. Harga light sweet lebih edan lagi, meroket sampai 9,62%.


Padahal dunia sedang dibuat cemas oleh risiko second wave outbreak virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19). Kecemasan ini masuk akal, karena kasus corona di sejumlah negara mengalami kenaikan.

Misalnya di Amerika Serikat (AS). Per 19 Juni, jumlah pasien positif corona di Negeri Adidaya adalah 2.178.710 orang. Bertambah 23.138 orang (1,07%) dibandingkan posisi hari sebelumnya.

Selama tiga hari beruntun, jumlah kasus corona di AS selalu bertambah di atas 20.000. Dari sisi persentase, lajunya naik di atas 1%.

Situasi di Jerman juga layak diperhatikan. Per 19 Juni, jumlah pasien positif corona tercatat 188.534 orang. Bertambah 770 orang (0,41%) dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi kenaikan harian tertinggi sejak 20 Mei.

Pelaku pasar mengkhawatirkan bahwa kasus corona yang mengalami lonjakan bisa membuat pemerintah di berbagai negara kembali mengetatkan pembatasan sosial (social distancing) bahkan mungkin memberlakukan karantina wilayah (lockdown). Jika ini terjadi, maka pemulihan ekonomi dunia yang digadang-gadang dimulai pada paruh kedua 2020 sulit terwujud.

Ketika pemulihan ekonomi dunia penuh tanda tanya, maka prospek kenaikan permintaan energi pun menjadi buram. Sentimen ini semestinya membuat harga minyak sulit naik.

Dua Hal Ini Bikin Harga Minyak Bisa Naik
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading