Rumor Bos Bukalapak ke Telkom, Ini Kisaran Dividen TLKM

Market - Houtmand P Saragih & Monica Wareza, CNBC Indonesia
18 June 2020 09:39
Employees of Indonesia's largest telecommunications services company PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) work at Plasa Telkom building in Jakarta, April 30, 2018. REUTERS/Beawiharta

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan telekomunikasi pelat merah, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), pada Jumat besok (19/6/2020) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Ada dua agenda penting yang ditunggu investor, besaran dividen yang dibagikan dan figur direksi milenial yang disebut-sebut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Ada enam agenda yang akan dibahas dalam RUPST Telkom. Selain dua agenda di atas, ada juga agenda persetujuan laporan keuangan 2019, pengesahan atas laporan keuangan dan PKBL (program kemitraan dan bina lingkungan), remunerasi untuk direksi dan komisaris, dan penunjukan kantor akuntan publik.

Seperti diketahui, akhir pekan lalu Menteri BUMN Erick Thohir memberikan bocoran, salah satu direksi baru di Telkom yang akan diangkat dalam RUPST besok berasal generasi milenial dengan usia di bawah 40 tahun.




"Saya percaya perubahan dari generasi muda, makanya Telkom salah satu direksinya nah bocorannya salah satu direksinya usianya di bawah 40 tahun," kata Erick, Sabtu (13/6/2020).

Kabar di pasar menyebutkan Co-founder sekaligus Presiden Bukalapak Muhammad Fajrin Rasyid masuk dalam kandidat direktur Telkom. Bahkan kabarnya Fajrin sudah diwawancarai oleh pihak Kementerian BUMN.

"Dia udah diwawancara sih sama pejabat-pejabat Kementerian BUMN," kata sumber Detik, Rabu (17/6/2020).

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian BUMN Alex Denni saat dihubungi CNBC Indonesia juga tak berkomentar banyak.

Head of Corporate Communications Bukalapak Intan Wibisono mengatakan, Fajrin Rasyid saat ini masih menjabat sebagai Presiden Bukalapak. Intan belum berkomentar lebih jauh soal kabar tersebut.

"Yang kami bisa share adalah, hingga saat ini Pak Fajrin Rasyid masih menjadi Co-Founder & President Bukalapak ya," katanya dilansir Detik.

Sementara itu, di kalangan pelaku pasar ada ekspektasi Telkom akan membagikan dividen dengan porsi yang sama seperti tahun lalu, di mana 90% laba bersih tahun buku 2018 dibagikan menjadi dividen.

Sepanjang tahun 2019, emiten berkode saham TLKM itu membukukan laba bersih Rp 18,66 triliun. Angka tersebut tumbuh 3,5% dari capaian periode tahun sebelumnya.

Dalam RUPST tahun lalu, Telkom memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 16,23 triliun kepada pemegang saham atau Rp 183/saham. Jumlah itu setara dengan 90% dari laba bersih perseroan tahun 2018 sebesar Rp18,03 triliun.

Jika 90% laba tahun 2019 dibagikan kepada investor, dengan jumlah total saham 99,06 miliar unit, maka setiap investor berpotensi mendapatkan laba per saham Rp 169.

Hari ini, harga saham Telkom melesat 2,8% ke level Rp 3.300/saham. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 192,93 miliar.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading