Erick Thohir: Mayoritas CEO Dunia Sebut Ekonomi Pulih 2022

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
17 June 2020 18:38
Menteri BUMN Erick Thohir saat peresmian staisun terpadu Tanah Abang, Rabu (17/6/2020) (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan Indonesia harus lebih adaptif dengan kondisi perekonomian dunia di tengah pandemi saat ini. Apalagi, mayoritas CEO perusahaan kelas dunia memprediksi ekonomi dunia baru akan bangkit pada 2022 mendatang.

Dia menyebutkan masih panjangnya masa bangkit perekonomian ini justru menjadi tantangan untuk bisa membuktikan bahwa Indonesia masih tetap bisa produktif dalam kondisi apapun.

"Apalagi saat survey terakhir mayoritas CEO perusahan besar dunia bilang 52% ekonomi kembali baru pada kuartal I 2022. Lalu di situ dari survey 75% suka ga suka eranya digitalisasi. Menariknya orang akan kembali bekerja seperti jaman dulu, 35% bilang tidak akan seperti jaman dulu, tidak travel," kata Erick di Stasiun Tanah Abang, Rabu (17/6/2020).


"Hal ini jadi tantangan baru kita bagaimana kita bisa buktikan produktif dan implementatif dan buktikan bangsa kita adaptif. Apa mesti jaga protokol, tetep lakukan kegiatan normal, ini fungsi kedua yang saya yakin bangsa kita bisa lakukan. Kalau terbelenggu ekonomi balik kuartal I 2022 ini secara korporasi dan kehidupan masyarakat sangat berat. Karena itu adaptif kita harus lakukan," lanjutnya.

Salah satu bentuk adaptasi yang dapat dilakukan untuk tetap produktif adalah dengan berkolaborasi dengan kementerian, perusahaan pelat merah dan swasta.

"Dengan kerja sama kata-kata terpadu dengan Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi DKI plus swasta bisa bekerja sama untuk menjaga kestabilan kehidupan masyarakat baik secara ekonomi dan sosial," katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading