Tembus Rp 1.120, Saham PGAS Terbang 12,56%

Market - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
16 June 2020 17:16
GN Grup Tandatangani Letter Of Agreement (“LOA”) Tahap Kedua dengan Produsen Gas Bumi Sebagai Wujud Implementasi Kepmen ESDM 89.K dan 91.K tahun 2020. Dok: PGN

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) ditutup menguat 125 poin atau 12,56% ke level Rp 1.120 per saham pada penutupan perdagangan Selasa (16/6/2020).

Sepanjang perdagangan hari ini, saham PGAS berada di level Rp 1.020 sampai Rp 1.125 per saham. Sebanyak 393,6 juta lembar saham diperdagangkan dengan nilai Rp 429,08 miliar.

Aksi perdagangan saham PGAS nampak didominasi oleh investor lokal. Dimana untuk aksi beli tercatat sebanyak 49% atau 387,7 juta lembar saham senilai Rp 422,2 miliar. Sementara 47,84% merupakan aksi jual yang dilakukan oleh investor lokal dengan nilai Rp 412,5 miliar atau sebanyak 378,5 juta lembar saham.


Selanjutnya, untuk aksi beli investor asing tercatat hanya 1% saja atau 7,9 juta lembar saham dengan nilai Rp 8,9 miliar. Adapun untuk aksi jual yang dilakukan oleh investor asing tercatat 2,16% atau 17,1 juta lembar saham senilai Rp 18,5 miliar.

Salah satu sentimen positif bagi saham PGAS adalah peluang penghematan dari aset pipa gas, dampak penerapan dari Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 58 Tahun 2017 tentang Harga Jual Gas Bumi Melalui Pipa Pada Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi.

Aturan yang berlaku sejak 1 Januari 2020 ini akan memperpanjang usia depresiasi dari aset pipa gas PGAS dari 15 tahun menjadi 30 tahun. Ujungnya, hal ini akan meningkatkan profitabilitas PGN selama tahun ini.

Selain itu, Kementerian BUMN juga menilai sinergi antara Pertamina dan PGN semakin baik. Sinergi ini baik dalam menopang kebutuhan PGAS dalam ekspansi ke depan.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading