Sepekan 5 Saham Ini Menggila, Masih Kuat Nanjak Gak?

Market - Tirta Widi Gilang Citradi, CNBC Indonesia
08 June 2020 07:42
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia, Kamis 26/3/2020 (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami apresiasi sebesar 4% lebih dalam sepekan lalu. Di saat yang sama, saham-saham paling cuan juga menghasilkan return yang fantastis, nyaris 70%.

Melesatnya IHSG pekan lalu mengekor bursa saham global yang sedang semringah akibat berbagai berita baik. Roda ekonomi yang diputar kembali di banyak negara mampu membuat aset-aset berisiko seperti saham mengalami penguatan.

Selain kembali dibukanya perekonomian, sentimen positif lain juga datang dari kawasan Benua Biru. Pada pekan ini bank sentral Uni Eropa (ECB) mengumumkan akan menambah stimulus sebesar 600 miliar euro untuk program pembelian aset-aset finansialnya.

Dengan demikian secara total bank sentral yang dipimpin oleh Christine Lagarde itu akan menggelontorkan stimulus sebesar 1,35 triliun euro. Kedua sentimen positif ini nyatanya mampu mengerek IHSG pekan ini.

Saham-saham small dan mid cap masih mengisi deretan saham-saham paling cuan di sepanjang satu minggu terakhir. Lima saham dengan apresiasi harga tertinggi sepekan terakhir menawarkan imbal hasil antara 39% - 69%.


Berikut ini adalah daftar saham dengan kenaikan harga paling tinggi (top gainers) seminggu terakhir, Selasa-Jumat, 2-5 Juni 2020.




Berikut ini adalah profil perusahaan dengan kenaikan harga paling fantastis tersebut :

PT. Indosterling Technomedia Tbk (TECH)
Emiten ini bergerak dalam bidang teknologi informasi. Produk Perusahaan diantaranya Pingpoint.co.id, Duitologi.com, Mancode.id , Karirigogo.com, StockMap, Sterling Alpha, Sentinel, Edufecta, LOKAmedia, KAWN.  Perusahaan ini baru melantai di bursa pada 4 Juni 2020. Nilai kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 339 miliar.

PT. Multipolar Technology Tbk (MLPT)
Perusahaan Grup Lippo ini bergerak di bidang jasa, perdagangan umum, industri, percetakan dan transportasi darat. Perusahaan juga menjalankan kegiatan usaha utamanya yang meliputi industri jasa telekomunikasi dan teknologi. Perusahaan bertindak sebagai agen, perwakilan, pemegang lisensi waralaba, yang menjalankan usaha di bidang perdagangan umum, industri komputer dan periferal, dan industri peralatan transmisi telekomunikasi. Nilai kapitalisasi pasar emiten ini sebesar Rp 1,66 triliun.

PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN)
Emiten Grup Kresna ini bergerak di bidang jasa investasi lewat anak usaha di bidang pialang efek dan underwriting. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak dua puluh tahun silam atau tepatnya pada 4 Juli 2000. Nilai kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 1,82 triliun.

PT. Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)
Perusahaan ini bergerak dalam perdagangan dan distribusi Biodiesel Fatty Acid Methyl Ester - (FAME) dan bahan kimia lainnya. Perusahaan memulai kegiatan komersialnya sejak 24 tahun silam atau tepatnya tahun 1996. Nilai kapitalisasi pasar emiten ini mencapai Rp 87,15 miliar.

PT. Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD)
Perusahaan terbuka ini bergerak dalam bidang penjualan daging segar dan pengolahan makanan dan minuman melalui entitas anak. Perusahaan sudah mulai beroperasi secara komersial dalam 16 tahun terakhir. Nilai kapitalisasi pasar perusahaan hingga pekan ini mencapai Rp 74,1 miliar.

Top Losers
Di sisi lain, saat IHSG melesat, terdapat beberapa saham dengan nilai kapitalisasi pasar kecil dan sedang (small & mid cap) yang justru ambles signifikan.

Mengacu data BEI, nilai transaksi pada perdagangan Jumat lalu (5/6/2020) tercatat mencapai Rp 9,7 triliun. Ada 214 saham yang harganya naik, 179 harganya turun, dan 150 sisanya tetap.

Dari 179 saham yang harganya turun, lima saham dia antaranya yang mencatatkan performa paling buruk sepekan terakhir membukukan imbal hasil minus 19 - 25%. Berikut ini adalah daftar saham paling buntung di pekan ini :



Berikut adalah profil dari kelima saham yang harganya anjlok signifikan minggu ini :

PT. Nusantara Properti Internasional Tbk (NATO)
Emiten ini bergerak di bidang perhotelan melalui anak usahanya. Perusahaan memiliki Hotel Luna2, The Villa Seri, dan Hotel Mangosteen di Bali. Nilai kapitalisasi pasar hingga Jumat kemarin mencapai Rp 3,22 triliun.

PT. Menteng Heritage Realty Tbk (HRME)
Emiten ini juga bergerak dalam bidang perhotelan. Perusahaan adalah pemilik dari The Hermitage, hotel yang terletak di Jakarta Pusat. Nilai kapitalisasi pasar HRME hingga pekan ini sebesar Rp 679,3 miliar.

PT. Victoria Investama Tbk (VICO)
Perusahaan ini bergerak dalam bidang broker dan underwriting (penjamin emisi). Perusahaan mulai melakukan operasi komersial di bidang jasa bisnis konsultasi, manajemen dan administrasi kepada masyarakat dan melakukan investasi dalam saham. Nilai kapitalisasinya tercatat sebesar Rp 832,6 triliun.

PT. Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS)
Perusahaan bergerak di bidang asuransi jiwa syariah. Perusahaan didirikan oleh KOSPIN JASA enam tahun lalu tepatnya di tahun 2014. Nilai kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 160 miliar.

PT. Singaraja Putra Tbk (SINI)
Emiten ini bergerak dalam bidang jasa akomodasi. Penginapan yang dikelola oleh perusahaan adalah L'Imperial Singaraja, yang berlokasi di Lippo Cikarang. Nilai kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 290 miliar.


TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

 



(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading