Erick Thohir Rombak Direksi PTPP, Novel Arsyad Jadi Dirut

Market - Muhammad Choirul, CNBC Indonesia
04 June 2020 20:27
foto : www.pt-pp.com
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali merombak pengurus perusahaan pelat merah. Kali ini, perombakan terjadi pada PT Pembangunan Perumahan (PT PP) (Persero) Tbk.

Perombakan dilakukan melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2019 PT PP pada Kamis (4/6/20) bertempat di Kantor Pusat PTPP Jakarta. Hasilnya, Novel Arsyad ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PP.

Novel sebelumnya menjabat Direktur Human Capital dan Pengembangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Novel Arsyad menggantikan bos PT PP sebelumnya Lukman Hidayat.


Berikut susunan dewan komisaris dan direksi perseroan yang baru:

  • Komisaris Utama/independen: Andi Gani Nena Wea
  • Komisaris: Sumardi
  • Komisaris: Ernadhi Sudarmanto
  • Komisaris: Hady Rahardian
  • Komisaris: Loso Judijanto
  • Komisaris Independen: Noor Rochmad

Direksi :

  • Direktur Utama: Novel Arsjad
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Agus Purbianto
  • Direktur Strategi Korporasi dan Human Capital Management : Yulari Pramuraharjo
  • Direktur Operasi I: Anton Satyo Hendriatmo
  • Direktur Operasi ll : Mohamad Toha Fauzi
  • Direktur Operasi lll : Eddy Herman Harun

Dalam RUPST tersebut juga memutuskan, Andi Gani Nena Wea terpilih kembali menjadi presiden komisaris. Ini merupakan periode keduanya menempati posisi tersebut.

Andi Gani yang juga dikenal sebagai pimpinan konfederasi buruh ASEAN dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang merupakan konfederasi buruh terbesar di Tanah Air.

Di dalam RUPS Tahunan tersebut, terdapat 10 mata acara yang dipaparkan kepada Para Pemegang Saham. PTPP melaporkan kinerja perusahaan untuk Tahun Buku 2019 dimana Pendapatan Usaha (revenues) mencapai Rp 24,65 triliun dengan laba bersih sebesar Rp 1,2 triliun.

Sementara itu, Pemegang Saham PTPP dalam RUPS Tahunan juga telah menyetujui pembagian dividen tunai (dividend payout ratio) sebesar 22,5% dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau setara dengan Rp 33,842 (tiga puluh tiga rupiah koma delapan ratus empat puluh dua sen) per lembar saham untuk tahun buku 2019.

"PTPP akan membayar Dividen Tunai tahun buku 2019 sebesar Rp 209 miliar atau setara dengan Rp 33,842 per lembar saham kepada para Pemegang Saham. Usulan tersebut telah disetujui dan disahkan dalam RUPS Tahunan sehingga dapat dibayarkan oleh perusahaan pada awal  bulan Juli 2020," ujar Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPP, Agus Purbianto selepas pelaksanaan RUPS Tahunan di Jakarta.

Dengan demikian, dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 930 miliar di tahun buku 2019, PTPP mencadangkan sebesar Rp 721 miliar untuk penguatan ekuitas perusahaan. Per tanggal 31 Desember 2019, PTPP memiliki total Ekuitas sebesar Rp 17,32 triliun meningkat 6,2% dibandingkan Ekuitas tahun buku 2018 sebesar Rp 16,31 triliun. Sementara itu, Aset perusahaan meningkat sebesar 12,6% menjadi Rp 59,16 triliun dibandingkan tahun buku 2019 sebesar Rp 52,54 triliun.


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading