Dicaplok Bangkok Bank, Begini Rencana Bisnis Bank Permata

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
04 June 2020 13:34
Resmi Diakuisisi, Bank Permata Targetkan Masuk Buku IV (CNBC Indonesia TV)
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Permata Tbk (BNLI) sudah resmi berganti pemilik setelah Bangkok Bank telah merampungkan akuisisi atas 89,12% saham milik PT Astra International Tbk dan Standart Chartered dengan nilai akusisi Rp 33,66 triliun.

Lalu, seperti apa fokus bisnis Bank Permata usai dicaplok bank asal Thailand tersebut?

Direktur Utama Bank Permata, Ridha DM Wirakusumah menjelaskan nanti akan tetap memperkuat penyaluran kredit di sektor korporasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), komersial, hingga ritel.


Ridha mengatakan, ada beberapa pertimbangan Bangkok Bank, sebagai salah satu bank terkuat di Asia Tenggara dan terbesar di Thailand memperkuat penetrasi pasarnya di Indonesia dengan target pasar yang masih potensial dengan jumlah populasi 250 juta penduduk. Bangkok Bank juga sudah ada di 12 negara.

"Masuknya Bangkok Bank ke Bank Permata banyak yang mereka enhance, sebetulnya mungkin perkembangan kita yang sudah ada universal bank dari ritel, UMKM, commercial, menengah. Pasti mendapat dukungan Bangkok Bank dan menjalar ke perusahaan menengah dan kecil menengah," tutur Ridha, dalam wawancara dengan CNBC Indonesia, Kamis (4/6/2020).


Selanjutnya, kata dia, Indonesia juga masih memiliki sejumlah sektor yang masih potensial untuk dikembangkan, antara lain di sektor manufaktur seperti otomotif. Jika dibandingkan dengan Thailand, sektor otomotif di Indonesia walau sudah cukup maju masih tertinggal cukup jauh.

"Jadi itu hanya salah satu contoh manufacturing based perlu dukungan perbankan dari permodalan dan pembiayaan untuk melaju lebih kencang lagi," tuturnya.

Selanjutnya, dengan jumlah populasi yang besar, kata dia, Bank Permata, di bawah pengendali barunya akan fokus menyasar kredit konsumer. Tidak hanya itu, sektor e-dagang, logistik, telekomunikasi dan agrikultur juga akan jadi fokus ke depan.

Dalam kesempatan terpisah, Presiden Bangkok Bank, Chartsiri Sophonpanich mengatakan akuisisi Permata oleh Bangkok Bank adalah langkah strategis untuk pertumbuhan bisnis Permata dan memperkuat posisi Bangkok Bank di Asia Tenggara. Nantinya, cabang Bank Bangkok di tanah air juga akan digabung dengan Bank Permata.

"Permata akan mengokohkan pijakan Bangkok Bank di dua perekonomian terbesar Asia Tenggara, memperkuat posisi kami sebagai bank ASEAN terkemuka," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (20/5/2020).



Setelah akuisisi ini, nantinya Bangkok Bank akan meminta persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk melaksanakan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) untuk membeli sisa 10,88% saham Bank Permata yang digenggam investor publik.


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading