Internasional

Lagi Corona, Bill Gates & Warren Buffett Sibuk Ngapain yah?

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
22 May 2020 07:13
Gates dan Buffett/Nati Harnik/AP Images

Jakarta, CNBC Indonesia - Global tengah dilanda pandemi virus corona (Covid-19). Aktivitas para orang kaya dunia alias crazy rich juga beragam, ada yang fokus mengatur strategi memutar duit kala kondisi ekonomi tertekan, ada yang menyumbangkan sebagian hartanya, dan ada pula yang melakukan itu semua sambil bermain game bersama miliarder lain.

Itulah yang terjadi dengan dua orang miliarder dunia, Bill Gates (64 tahun), dan Warren Buffett (89 tahun). Pada Mei ini, Gates melalui lembaga amalnya, Bill and Melinda Gates Foundation, sudah merogoh kocek hingga US$ 300 juta atau setara dengan Rp 4,47 triliun untuk membantu melawan corona lewat upaya deteksi dan pembuatan vaksin.

Via lembaga sosial tersebut, Gates terhitung sudah mendonasikan dana senilai US$ 35,8 miliar atau Rp 533 triliun, terutama dari keuntungan saham Microsoft, sebagaimana dilansir Forbes, untuk keperluan sosial. 

FILE PHOTO: Warren Buffett, CEO of Berkshire Hathaway Inc, pauses while playing bridge as part of the company annual meeting weekend in Omaha, Nebraska U.S. May 6, 2018. REUTERS/Rick Wilking/File PhotoFoto: Warren Buffett pemilik perusahaan pembangkit listrik terbesar bernama Berkshire Hathaway (REUTERS/Rick Wilking)
FILE PHOTO: Warren Buffett, CEO of Berkshire Hathaway Inc, pauses while playing bridge as part of the company annual meeting weekend in Omaha, Nebraska U.S. May 6, 2018. REUTERS/Rick Wilking/File Photo


Sementara Buffett yang terkenal sebagai salah satu investor saham tersukses di dunia juga sudah menyumbang US$ 3,6 miliar di tahun 2019, paling banyak disetor ke Bill and Melinda Gates Foundation, jadi memang keduanya akrab, selain sama-sama tajir.

CNBC Make It mencatat, selain suka beramal, keduanya ternyata juga gemar mengasah pikiran mereka agar tetap tajam dengan bermain bridge, permainan kartu yang membutuhkan strategi dan kekuatan otak.

Bahkan Buffett menyebut bahwa dia bisa betah bermain bridge hampir 8 jam seminggu, waktu yang cukup untuk mengasah keterampilan agar bisa mengalahkan rekannya sesama crazy rich, Gates.

Philanthropist and Co-Chairman of the Bill & Melinda Gates Foundation Bill Gates gestures as he speaks to the audience during the Global Fund to Fight AIDS event at the Lyon's congress hall, central France, Thursday, Oct. 10, 2019. French President Emmanuel Macron said the conference of the Global Fund to fight against AIDS, tuberculosis and malaria raised at least $13.92 billion for the next three years. (Ludovic Marin/Pool Photo via AP)Foto: Bill Gates (Ludovic Marin/Pool Photo via AP)
Philanthropist and Co-Chairman of the Bill & Melinda Gates Foundation Bill Gates gestures as he speaks to the audience during the Global Fund to Fight AIDS event at the Lyon's congress hall, central France, Thursday, Oct. 10, 2019. French President Emmanuel Macron said the conference of the Global Fund to fight against AIDS, tuberculosis and malaria raised at least $13.92 billion for the next three years. (Ludovic Marin/Pool Photo via AP)


"Saya mungkin bermain 100 kali lebih sering daripada Bill, jadi mungkin itu [bridge] satu-satunya permainan di dunia ini yang membuat saya bisa sedikit lebih unggul dari Gates," kata Buffett kepada jurnalis CNBC, Becky Quick, dalam wawancara tahun 2019 di program "Squawk Box", dilansir CNBC Make It, Jumat (22/5/2020).

"[Menang di posisi] yang sangat tipis," tambahnya.

Beberapa rekan lama dua tokoh kenamaan ini juga masih bermain di rumah, di tengah pandemi coronavirus, tapi keduanya tidak bertanding secara fisik, melainkan lewat online.

"Kami tidak bertemu secara pribadi sekarang karena kami berlindung di tempat, tetapi kami masih bermain online," kata Gates di blog-nya.

"Ada banyak pilihan bagus di luar sana, termasuk panduan untuk mempelajari permainan ini, dan platform online yang dimainkan Warren dan saya, yang disebut Bridge Base," jelas Gates.

Permainan bridge bersama Buffett, menjadi bagian penting dari rutinitas Gates. "Saya merasa khawatir beberapa bulan yang lalu ketika layanan mereka [game Bridge Base] turun sebentar, tetapi itu kembali dengan cepat. Saya terkejut betapa leganya saya melihatnya [game ini] berjalan lagi."

Seorang penulis, Steve Siebold, yang telah mempelajari lebih dari 1.000 orang kaya, mengatakan tidak mengherankan jika para miliarder menyediakan waktu untuk permainan yang membuat mereka berpikir. "Orang-orang yang sukses umumnya lebih suka dididik daripada dihibur", kata Siebold.



"Orang kaya suka hiburan tetapi senang belajar, dan mereka menghabiskan seluruh hidup mereka menyerap informasi dan menggunakannya untuk menjadi lebih kaya setiap hari," tulisnya dalam bukunya, "How Rich People Think."

Selain itu, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of American Academy of Neurology, permainan kartu juga dapat membuat para miliarder punya ingatan tajam lebih lama. Mereka yang terlibat dalam aktivitas yang merangsang mental, akan mengalami penurunan daya ingat yang lebih lambat daripada mereka yang tidak.

Bahkan Gates juga menyediakan waktu untuk menonton TV. Baru-baru ini, dia dan istrinya Melinda mengikuti serial TV "A Million Little Things [Sejuta Hal Kecil]," "This Is Us [Ini Kita]", dan "Ozark."

Forbes mencatat Bill Gates adalah orang terkaya nomor dua di dunia setelah Jeff Bezos, pemilik Amazon. Kekayaan Gates per 21 Mei 2020 tercatat sebesar US$ 106,9 miliar atau Rp 1.593 triliun, naik US$ 892 juta dari perhitungan Forbes di awal tahun.

Sementara Buffett adalah pemilik dari perusahaan investasi Berkshire Hathaway, yang berinvestasi di lebih dari 60 perusahaan di bursa Wall Street termasuk saham Dairy Queen, Duracell, dan Geico. Kekayaan Buffett pada periode Mei 2020 mencapai US$ 69,5 miliar atau Rp 1.036 triliun, bertambah US$ 1,4 miliar dari perhitungan awal tahun.



[Gambas:Video CNBC]



(tas/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading