Saham Masih Melorot 14%, Kalbe Farma Setor Dividen Rp 938 M

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
18 May 2020 14:15
Dok. RUPST PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) 18 Mei 2020

Jakarta, CNBC Indonesia - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 937,5 miliar atau setara 37% dari laba bersih tahun buku 2019. Dengan demikian, dividen per saham KLBF sebesar Rp 20/saham.

Presiden Direktur Kalbe Farma, Vidjongtius mengakui, ada penurunan dividen payout ratio dari tahun sebelumnya di kisaran 45-55% dari laba bersih karena perseroan mengalokasikan dana untuk belanja modal dan meningkatkan arus kas dan kebutuhan operasional sebagai mitigasi keuangan dalam menghadapi pandemi virus Corona (Covid-19).

"Kita melakukan inisiatif meningkatkan cadangan cashflow 2020 agar bisa melewati dampak Covid-19 dengan baik dengan asumsi semester kedua membaik," tutur Vidjongtius, dalam konferensi pers virtual usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2019, Senin (18/5/2020).

Selain membagikan dividen, rapat juga menyetujui perombakan anggota komisaris independen perseroan dengan mengangkat Adi Harsono, menggantikan Hamdi Muluk yang sudah berakhir masa jabatannya.


Sedangkan agenda lainnya adalah menyetujui dan mengesahkan laporan keuangan tahun buku 2019, penentuan gaji dan honorarium anggota dewan komisaris dan anggota direksi perseroan serta penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk laporan keuangan tahun buku 2020.

Sebagai informasi, pada tahun 2019, emiten dengan kode saham KBLF ini membukukan laba bersih Rp 2,51 triliun pada tahun 2019, naik 2% dari tahun sebelumnya Rp 2,46 triliun.

Penjualan KLBF naik 7,4% menjadi Rp 22,63 triliun dari Rp 21,07 triliun pada tahun lalu. Penjualan terbesar dari pasar domestik yakni bisnis distribusi dan logistik Rp 37,37 triliun, dari Rp 6,37 triliun, penjualan produk nutrisi Rp 6,38 triliun dari Rp 6,02 triliun, dan penjualan obat resep naik menjadi Rp 4,70 triliun dari Rp 4,38 triliun.

Pada perdagangan hari ini, Senin (14/5/2020), harga sagam KLBF sempat melemah ke posisi Rp 1.380/saham kemudian kembali stagnan di kisaran Rp 1.400/saham. Sejak awal tahun, saham KLBF melemah 13,58% dan investor melakukan jual bersih Rp 988,71 miliar di seluruh pasar.




[Gambas:Video CNBC]




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading