McDonalds Sarinah Thamrin Tutup, tapi Tak Ada PHK

Market - Savira Wardoyo, CNBC Indonesia
08 May 2020 15:19
Pertokoan di sekitar Bawaslu yang tutup, Kamis (23/5/2019) usai bentrok semalam (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia - McDonalds Indonesia terpaksa harus menutup restoran pertamanya di Indonesia, yang berada di pusat perbelanjaan Sarinah Thamrin. Namun dampak penutupan tersebut tidak berlanjut pada pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan yang bekerja di gerai tersebut. 

"Kontrak kami dengan Sarinah berakhir tahun depan, namun dipercepat karena manajemen Sarinah akan segera melakukan renovasi Sarinah," kata Associate Director of Communications McDonald's Indonesia kepada CNBC Indonesia melalui pesan WhatsApp, Jumat (8/5).

Permintaan tersebut diminta melalui surat resmi yang diterima oleh manajemen McDonalds Indonesia pada hari Jumat, 1 Mei 2020. Alhasil, McDonald Indonesia harus angkat kaki mulai 10 Mei 2020 mendatang dari pusat perbelanjaan pertama di Indonesia itu.

Keputusan tersebut tentu akan berdampak luas, bukan hanya bagi orang perkantoran sekitar yang biasa nongkrong di tempat itu. Namun juga pekerja di dalamnya. Meski demikian, Sutji menyebut para pekerja tetap akan mendapatkan hak serta kewajibannya. Apalagi, jumlah karyawan yang bekerja mencapai ratusan orang.


"Total jumlah karyawan McD Sarinah 112 org, semuanya tetap kami pertahankan dan direlokasi ke berbagai restoran McDonald's di Jabodetabek," ungkapnya.

Ketika ditanya rencana membuka restoran anyar di lokasi strategis sekitaran Sarinah maupun Jakarta Pusat lainnya, Sutji menyebut hal itu tetap ada.

"Rencana pembukaan restoran baru tentu selalu ada. Kami sudah memiliki roadmap untuk ekspansi tahun ini, meski pun untuk saat ini memang terpaksa kita tangguhkan dulu karena Covid-19. Jika situasi kembali normal, kami akan memaksimalkan kembali ekspansi restoran McD Indonesia dan mencari lokasi-lokasi strategis yang lain," paparnya.


[Gambas:Video CNBC]




(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading