Hebat! Sudah 3 Hari, Tak Ada Kematian karena Corona di China

Market - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
21 March 2020 13:30
Sementara seluruh dunia meningkatkan langkah-langkah untuk mencoba dan memerangi pandemi yang makin meluas.
Jakarta, CNBC Indonesia - China melaporkan tidak ada kasus kematian akibat penyakit COVID-19 dalam tiga berturut-turut pada Sabtu (21/3/2020). Sayangnya, kasus terjangkit masih tetap ada, dan dikonfirmasi peningkatan tertinggi didapat dari luar negeri.

Tingkat infeksi kian melambat selama berminggu-minggu di China yang menjadi sumber wabah. Sementara seluruh dunia meningkatkan langkah-langkah untuk mencoba dan memerangi pandemi yang makin meluas.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (20/3/2020) memuji keberhasilan China dalam mengendalikan wabah di pusat kota Wuhan, tempat virus pertama kali muncul Desember 2019 lalu.


"Wuhan memberikan harapan bagi seluruh dunia bahwa bahkan situasi yang paling parah dapat berbalik," kata ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers virtual di Jenewa, dikutip dari AFP.


Sekitar 56 juta orang di Wuhan dan sekitar provinsi Hubei dikunci (lockdown) pada akhir Januari 2020. Namun pihak berwenang secara progresif meringankan pembatasan perjalanan karena mulai berkurangnya kasus terjangkit.

Kini China meningkatkan kontrol untuk mengatasi infeksi yang dibawa dari negara lain, dengan 41 kasus terjangkit lainnya dilaporkan Sabtu, menjadi angka terjangkit tertinggi dalam sehari.

Secara total, 269 kasus kini telah dibawa ke dalam China dari luar negeri. Beijing dan daerah lain memaksa kedatangan internasional untuk masuk ke karantina 14 hari, sementara kementerian penerbangan sipil mengatakan akan membatasi jumlah penumpang masuk pada penerbangan internasional.

[Gambas:Video CNBC]



Hingga kini ada lebih dari 81.000 kasus di China, tetapi komisi kesehatan mengatakan hanya 6.013 yang masih menderita penyakit ini.

Sayangnya krisis pandemi corona ini bergeser dari Asia ke Eropa. Jumlah kematian China yang hanya 3.255 kasus, dikalahkan oleh Italia dengan lebih dari 4.000 kasus. Wabah corona ini juga telah menginfeksi lebih dari 250.000 orang, dengan lebih dari 11.000 kematian di seluruh dunia.
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading