Laba Emiten Sandi Uno Naik 35% di 2019, tapi Saham Jeblok 20%

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
19 March 2020 13:26
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten tambang emas milik Grup Saratoga, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 70,82 juta atau setara dengan Rp 1,06 triliun dengan asumsi kurs Rp 15.000 per US$ sepanjang tahun 2019.

Mengacu laporan keuangan yang dipublikasikan Kamis ini (19/3/2020), perolehan laba bersih ini naik 35% dari periode yang sama tahun lalu US$ 52,48 juta atau setara Rp 787,20 miliar.

Dengan demikian, nilai laba per saham perusahaan yang terafiliasi dengan emiten Sandiaga Uno, PT Saratoga Investama Sedaya (SRTG), pemegang 19,74% saham MDKA, naik dari sebelumnya US$ 0,0026 per saham menjadi US$ 0,0033 per saham.



Pada tahun 2019, emiten dengan kode saham MDKA ini membukukan pendapatan sebesar US$ 402,20 juta atau setara Rp 6,03 triliun meningkat 26,90% dari perolehan pendapatan tahun 2018 sebesar US$ 293,88 juta atau Rp 4,40 triliun.

Sejalan dengan meningkatnya pendapatan usaha, beban pokok pendapatan juga naik dari tahun sebelumnya US$ 155,12 juta menjadi US$ 246,59 juta. Sedangkan, beban usaha tercatat naik menjadi US$ 20,12 juta dari sebelumnya US$ 15,54 juta.

Hingga periode yang berakhir 31 Desember 2019, aset perseroan tercatat sebesar US$ 951,25 juta dari periode akhir Desember 2018 sebesar US$ 797,80 juta.



Liabilitas perseroan sebesar US$ 427 juta, naik dari sebelumnya US$ 375,65 juta. Sedangkan, ekuitas tercatat sebesar US$ 524,24 juta dari tahun 2018 sebesar US$ 422,15 juta.

Meskipun mencatatkan kenaikan laba bersih, saham Merdeka Copper di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sebulan terakhir masih melemah 20% ke posisi Rp 1.040 per saham. Pada penutupan sesi I, Kamis ini, saham MDKA minus 5,45%.

Pada periode sebulan terakhir, investor asing tercatat membukukan aksi jual bersih (net sell) Rp 39,81 miliar dan beli bersih Rp 515,93 miliar di pasar reguler.

Mengacu data per September 2019, saham MDKA terbesar dipegang Saratoga Investama 19,74%, PT Mitra Daya Mustika 13,47%, Garibaldi Thohir 8,95%, PT Suwarna Arta Mandiri 6,70%, Pemda Kabupaten Banyuwangi 5,23%, publik 43,04% dan sisanya investor perorangan.

Adapun saham terbesar SRTG dipegang oleh PT Unitras Pertama 32,72%, Edwin Soeryadjaya 31,85%, dan Sandiaga Uno 21,51%, sementara sisanya publik dan lain-lain.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading