IHSG Drop 5%, Saham BCA, Indofood & Matahari Kena ARB

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
19 March 2020 11:40
Kejatuhan harga tiga saham tersebut terjadi pada saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) drop lebih dari 5%.
Jakarta, CNBC Indonesia - Tiga saham likuid yang masuk dalam indeks LQ45 hari ini, Kamis (19/3/2020) turun 7% dan tak bisa lagi dijual pada harga lebih rendah karena terkena auto reject bawah (ARB). Kejatuhan harga tiga saham tersebut terjadi pada saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles lebih dari 5%.

Data BEI mencatat, tiga saham yang membukukan koreksi 7%, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun ke level harga Rp 23.250/unit. Lalu saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun ke harga Rp 5.670/unit dan PT Matahari Departemen Store Tbk (LPPF) drop ke harga Rp 1.595/unit.

Hingga pukul 11.08 WIB, IHSG terkoreksi 5,27% ke level 4.102,61. Transaksi saham tercatat mencapai Rp 2,08 triliun.



Sebanyak 339 saham harganya terkoreksi, cuma 30 saham yang harganya naik. Selebihnya 72 saham harganya tak berubah.

Investor asing tercatat keluar dari pasar saham domestik dengan nilai net sell sebesar Rp 477,92 miliar di seluruh pasar.

Saham BCA tercatat paling banyak dijual asing sebesar Rp 243,3 miliar. Lalu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBCA) dilepas asing Rp 86,7 miliar dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 70,5 miliar.

[Gambas:Video CNBC]




(hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading