Pilihan Investasi Agar Tak Boncos Saat Corona Menyerang

Market - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
08 March 2020 20:07
Corona telah banyak memberikan sentimen negatif di pasar keuangan maupun sektor riil, apa masih ada peluang investasi?
Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam berinvestasi kita harus jeli menentukan pilihan, apalagi saat virus corona menyerang banyak negara di belahan dunia dan berdampak ke perekonomian. Direktur Strategi Investasi Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) Budi Hikmat memaparkan obligasi bisa menjadi salah satu instrumen investasi.

Untuk memilih surat utang, misalnya surat utang negara perlu diperhatikan kuponnya dengan memilih yang tinggi. "Di government bond yang kuponnya tinggi gitu," paparnya dikutip Minggu (8/3).

Selain obligasi, penempatan aset di saham dan properti bisa jadi pilihan, namun dengan memilih yang dividen tinggi, fundamental kuat, perusahaan besar, dan pendapatannya bervariasi.




Pilihan lain adalah emas, bisa jadi ivestasi emas itu akan kinclong, namun harus memperhatikan porsinya. Berinvestasi pada emas tentu beda dengan saham, di mana untuk mendapatkan manfaatkannya harus melakukan penjualan terlebih dahulu.

"Karena nggak kayak pasar saham yang pasar sekunder diciptakan," terangnya.

Dirinya mencontohkan ada orang Indonesia yang beli emas di Abu Dhabi kemudian dijual dan untungnya bisa untuk beli tiket pesawatnya. Dalam memilih emas, imbuhnya, tergantung dari tradingnya saja.

"Bond, SBN (surat berharga negara), dan emas. Untuk investasi (emas) bukan masalah tapi proporsinya harus kita atur," terangnya.

Dirinya menyebut selalu ada pemenang di setiap lingkaran, setiap kali menanam dan berbuah, jangan sampai buahnya dibirakan saja sampai busuk. "Investasi itu seperti menanam kalau ada buahnya jangan dibiarkan busuk buahnya bisa kita belikan pohon yang lain," imbuhnya.

[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading