Saham BCA Ambles 6,2%, Kekayaan Duo Hartono Susut Rp 27 T

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
27 February 2020 14:41
Saham BCA Ambles 6,2%, Kekayaan Duo Hartono Susut Rp 27 T
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham emiten berkapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada perdagangan sesi II masih terkoreksi lebih dari 2%.

Berdasarkan data perdagangan BEI, harga saham BCA tercatat terkoreksi 2,26% ke level Rp 31.375/saham. Dari awal tahun harga saham BCA sudah turun 6,21%.

Penurunan harga saham tersebut membuat nilai kapitalisasi BCA tergerus Rp 50 triliun menjadi Rp 765,82 triliun. Pada akhir 2019, nilai kapitalisasi BCA tercatat senilai Rp 815,85 triliun.



BCA merupakan salah satu saham yang banyak dilepas investor asing pada perdagangan hari ini. Nilai net sell asing pada saham BCA mencapai Rp 155,41 miliar.

Mengacu laporan keuangan BCA per September 2019, pemegang saham bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI ini yakni PT Dwimuria Investama Andalan (milik Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono) sebanyak 13.545.990.000 (54,94%), sementara investor publik 10.627.910.289 (43,11%), dan sisanya komisaris dan direksi.

Mengacu kepada kepemilikan saham, maka nilai kepemilikan duo Hartono tersebut berkurang sekitar Rp 27,49 triliun.


Majalah Forbes sebelumnya menobatkan Bambang bersama saudaranya, Budi Hartono, sebagai orang terkaya Indonesia per Desember 2019. Keduanya ditaksir memiliki kekayaan sekitar US$ 37,3 miliar atau sekitar Rp 522,20 triliun (asumsi kurs Rp 14.000/US$).

Nilai kekayaan ini bertambah dari nilai yang dihitung Forbes sebelumnya yakni US$ 37,1 miliar, menjadikan Hartono bersaudara berada di posisi teratas selama 11 tahun berturut-turut sebagai orang terkaya di Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]




(hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading