Nih Sejumlah Sentimen Negatif yang Bikin IHSG Jebol 2,63%

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
27 February 2020 12:17
Dengan demikian, IHSG sudah melemah 12,07% secara year to date.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dihajar habis-habisan yang membuat indeks acuan bursa domestik tersebut turun tajam 2,63% ke level 5.539,38 poin. Dengan demikian, IHSG sudah melemah 12,07% secara year to date.

Pada sesi pertama perdagangan Kamis (27/2/2020), transaksi saham di bursa mencapai Rp 3,18 triliun dari 2,89 miliar saham yang ditransaksikan dengan frekuensi 288,831 kali.

Apa gerangan yang menyebabkan indeks jatuh cukup dalam hari ini?



Menurut Direktur Utama CSA Institute, Aria Samata Santoso, menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan pelemahan IHSG. Pertama, adalah kejatuhan indeks Down Jones hampir 0,5%.

Penurunan ini, ditengarai karena penyebaran virus Covid-19 yang menjadi kecemasan global.

"Faktor sentimen global masih dengan pelemahan indeks Dow Jones yang mendekati 0,5%, sentimen indeks regional Asia yang juga belum cukup optimis," kata Aria, saat dihubungi CNBC Indonesia, Kamis (27/2/2020).

Di sisi lain, kata Aria, dari faktor domestik, yang menyebabkan indeks ke zona merah hari ini adalah melemahnya 20 emiten dengan nilai kapitalisasi pasar besar (big caps) yang memberikan kontribusi terhadap IHSG.

"Salah satunya karena saham BBRI minus hampir 7%, juga yang menjadi mover terbesar kedua terhadap IHSG," tutur Aria menjelaskan.


Head of Research PT MNC Sekuritas, Edwin Sebayang, mengemukakan indeks Dow Jones melemah 123 poin atau 0,46% di tengah terus bertambahnya jumlah korban akibat Virus Corona hingga 26 Februari telah mencapai 2,764 orang tewas dan 81,000 orang terjangkit virus Corona. Sentimen ini menjadi katalis negatif yang berpotensi mendorong penurunan IHSG pada perdagangan hari ini.

Tak hanya itu, kejatuhan sejumlah komoditas seperti crude palm oil (CPO), minyak mentah dunia, batu bara, nikel dan timah terus menekan IHSG.


Sementara itu, dalam riset hariannya, Kresna Sekuritas menjelaskan, IHSG masih akan melemah hari ini pada kisaran 5.650 - 5.720. Melemahnya bursa saham di Amerika Serikat dan Eropa menjadi katalis negatif yang menekan IHSG.

Dari dalam negeri, catat Kresna Sekuritas, perkembangan kasus Asuransi Jiwasraya masih terus berlanjut. Pemerintah memastikan tidak akan ada bailout di tahun 2020. Selain itu, Pemerintah telah menetapkan beberapa syarat untuk bailout Asuransi Jiwasraya di tahun 2021.


[Gambas:Video CNBC]




(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading