Ambles 1,84% IHSG di Bawah 5.600, Terendah Sejak April 2017

Market - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
27 February 2020 11:07
Pada akhir bulan pertama tahun ini, IHSG turun 1,94% ke bawah level psikologis 6.000, tepatnya menjadi 5.940 dari 6.057 pada hari sebelumnya.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar saham domestik terus tertekan, yang tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang harus rela turun hingga di bawah level psikologis 5.600 siang ini, tepatnya ke 5.586 pada pantauan terakhir 10.52 WIB.

Pada pantauan terakhir, penurunan IHSG terjadi 104 poin (-1,84%) dan jika bertahan hingga akhir perdagangan hari ini akan menjadi penurunan terbesar harian sejak 31 Januari 2020. IHSG lalu terus terkoreksi hingga 2,06% ke level 5.571,98.

Pada akhir bulan pertama tahun ini, IHSG turun 1,94% ke bawah level psikologis 6.000, tepatnya menjadi 5.940 dari 6.057 pada hari sebelumnya.


Penurunan juga membuat IHSG kembali ke level terendah sejak April 2017.

Penurunan IHSG di sekitar 5.600 diketahui sudah terjadi sejak 10.37 dan akhirnya secara tegas turun ke wilayah 5.500-an pada 10.40 hingga tidak mampu naik ke atas level psikologis tersebut.

Penyebab utama dari koreksi adalah khawatirnya pelaku pasar keuangan dunia yang masih dibayangi meluasnya virus corona Wuhan (Covid-19) yang semakin banyak menyebar di Eropa, khususnya Swiss, Austria, dan Spanyol.


Seluruh indeks sektoral melemah dengan sektor yang paling membebani IHSG hingga siang ini adalah sektor keuangan yang terkoreksi -3,17%, barang konsumsi -1,2%, industri dasar -1,76%, dan infrastruktur -0,75%.
Dari sisi besaran persentase pelemahan, koreksi terbesar juga dialami sektor keuangan, agribisnis -1,47%, dan properti -1,1%.

Hingga siang ini, hampir seluruh pasar saham utama Asia juga memerah dengan besaran di atas 1%, tetapi sebaliknya masih ada sebagian kecil indeks saham utama yang masih bertahan di zona hijau yaitu indeks KLCI di Malaysia, Shanghai Composite di China, dan SET di Thailand.

 

[Gambas:Video CNBC]




TIM RISET CNBC INDONESIA



(irv/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading