Bos Telkom Buka-bukaan Rencana Bisnis

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
26 February 2020 15:24
Bos Telkom Buka-bukaan Rencana Bisnis
Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah sempat disorot oleh Menteri BUMN Erick Thohir terkait dengan bisnis komputasi awan (cloud), manajemen PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) atau Telkom siap mengembangkan bisnis tersebut.

"Kita akan masuk ke yang disebut digital platform, misalnya kita membangun hyperclye data center di timur Jakarta. Kemudian Pak Menteri BUMN tadi juga menyebutkan cloud, itu juga kita yakini proses computing tersebut akan terjadi di cloud," kata Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Adriansyah, saat menjadi pembicara dalam CNBC Indonesia Economic Outlook 2020, Rabu (26/2/2020).


Data center tersebut, tidak hanya akan dibangun di sekitar wilayah Jakarta saja tetapi juga akan dibangun di daerah-daerah lain juga.


Telkom, kata Ririek, saat ini punya keunggulan karena memiliki 180 juta pelanggan selular dan 7 juta lebih pelanggan home broadband. Ini sumber data yang cukup besar.

Ini bisa digunakan untuk layanan perbankan, misalnya untuk credit scoring, kata Ririek. Bisa membantu perbankan dalam memberikan layanan personal loan.

Sebelumnya, Ririek sempat memaparkan soal proyeksi industri telekomunikasi atau information telecomunication and technology (ICT) pada 2020. Mantan Dirut Telkomsel ini menyebutkan, tahun ini merupakan tahun pemulihan bisnis. Titik nadir industri telekomunikasi pada 2018, sempat mengalami shrinking alias turun 7,2%.


Penyebabnya, kata Ririek, disrupsi di layanan SMS (short message service), telepon dan suara selular karena ada layanan seperti WhatsApp dan lain-lain. Lalu, ada kebijakan registrasi kartu selular dan terakhir karena perang harga.

Penurunan industri tersebut dimulai dari 2017 dan puncaknya 2018. Pada 2019, industri telekomunikasi mulai recovery dan 2020 merupakan periode recovery untuk menuju kondisi normal yang baru.

Pada 2019, pertumbuhan selular khususnya layanan data mencapai 23%. Sementara pertumbuhan di bisnis fixed line khususnya Indohome, tumbuh 50% dan bisnis digital Telkom tumbuh di atas 30%.

Ririek menyebutkan, dengan target pertumbuhan PDB yang ditargetkan pemerintah banyak potensi bisnis digital yang bisa dikembangkan.

[Gambas:Video CNBC]




(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading