Corona Bikin Cemas Bursa Global, IHSG Masih Rentan Hari Ini

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
26 February 2020 08:58
Kian meluasnya wabah virus corona atau Covid-19 terus menjadi kecemasan global.

Jakarta, CNBC Indonesia - Kian meluasnya wabah virus corona atau Covid-19 terus menjadi kecemasan global dan menjadi sentimen utama penekan terkoreksinya bursa saham global, termasuk di Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampaknya masih untuk kembali ke zona hijau.

Selasa kemarin (25/2), IHSG ditutup melemah 0,34% ke level 5.787,138.

Data BEI mencatat, nilai transaksi perdagangan kemarin sebesar Rp 5,47 triliun dengan jual bersih asing Rp 846 miliar di semua pasar (paling besar dari pasar reguler net sell Rp 794 miliar).


Wabah virus corona atau Covid-19 masih menjadi penyebab utama anjloknya IHSG, bahkan bursa saham global. Bursa saham AS (Wall Street) juga mengalami aksi jual pada perdagangan Senin kemarin.

Dalam risetnya, Kresna Sekuritas mencermati, penurunan indeks lebih disebabkan oleh kekhawatiran dampak virus korona dan komentar pejabat kesehatan yang memperingatkan wabah virus korona di AS.

Dari dalam negeri, Pemerintah mengeluarkan stimulus yang antara lain berupa pemotongan tiket pesawat untuk 10 destinasi wisata sampai dengan 50% dan juga pembebasan pajak hotel dan restoran di kawasan tersebut.


Dengan demikian, Kresna memperkirakan hari ini IHSG akan melaju di kisaran 5.700 - 5.780.

Sementara itu, Indosurya Sekuritas memaparkan, IHSG saat ini masih terlihat akan bergerak dalam fase konsolidasi wajar, sedangkan penurunan sudah terlihat cukup terbatas sehingga potensi penguatan terlihat masih cukup besar.

Di sisi lain, catat Indosurya, nilai tukar rupiah yang menunjukkan kestabilan, dapat menjadi pendorong penguatan IHSG.

"Hari ini IHSG berpotensi menguat pada kisaran 5.734 - 5.988," tulis Indosurya.


[Gambas:Video CNBC]




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading