Komisi VI Sentil Erick Thohir: Harus Lebih Smooth soal BUMN!

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
20 February 2020 14:56
Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Mufti A.N Anam menyebutkan komentar yang dimaksud adalah ketika Erick menyentil Telkom.

Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu anggota DPR Komisi VI menyentil gaya eksentrik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengomentari kinerja perusahaan BUMN. Langkah yang dilakukan oleh Erick dinilai justru malah berdampak negatif terhadap perusahaan BUMN yang dimaksud.

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Mufti A.N Anam menyebutkan komentar yang dimaksud adalah ketika Erick menyentil Telkom beberapa waktu lalu.

Saat itu Erick mengatakan "mending tak ada Telkom". Tapi sayangnya hal ini malah membuat kinerja saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) atau Telkom jadi turun setelah pernyataan tersebut.


"Harapan kami lakukan lebih smooth, ada satu pernyataan yang bilang "mendingan ga ada Telkom". Bayangkan Pak itu kata-kata Bapak rontokkan saham Telkom. Sejak Bapak sampaikan itu sahamnya turun 2,3% terus besoknya 2,4%. Ini kan dampaknya besar Pak," kata Mufti saat rapat kerja Kementerian BUMN dengan Komisi VI DPR, Kamis (20/2/2020).

Erick menyampaikan hal tersebut dalam kesempatan program magang BUMN pekan lalu di Assembly Hall, Menara Mandiri, Rabu (12/2/2020)

Faktanya, keesokan harinya harga saham TLKM turun 2,36% pada Kamis (13/2/2020) dan terkoreksi 2,41% pada Jumat (14/2/2020).


Dalam kesempatan rapat kerja ini Erick mengemukakan dirinya tak bermaksud untuk mendiskreditkan Telkom. Namun, sebagai menteri dia merasa perlu untuk menyampaikan kepada Telkom untuk melakukan penyesuaian bisnis seiring dengan berkembangnya teknologi masa kini.

"Karena itu saya bicara bukan diskreditkan Telkom atau BUMN lain tapi saya pacu mereka inovasi dan kalau ada senggolan dan dipanggil DPR bisa kadi percepatan bisnis model dari old jadi new," kata Erick.

Dia mengharapkan Telkom dapat memanfaatkan infrastruktur yang dimilikinya untuk menjadi tuan rumah penyedia jasa data center untuk dalam negeri.



[Gambas:Video CNBC]




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading