Gara-gara Brexit, Pertumbuhan Ekonomi Inggris 0% di Q4-2019

Market - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
11 February 2020 19:22
Demikian laporan Kantor Statistik Nasional Inggris (Office for National Statistics).
London, CNBC Indonesia - Kantor Statistik Nasional Inggris (Office for National Statistics) melaporkan pertumbuhan ekonomi Inggris pada kuartal IV-2019 sebesar 0%. Demikian dilaporkan oleh Kepala ONS Rob Kent-Smith seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (11/2/2020).

"Tidak ada pertumbuhan pada kuartal terakhir tahun 2019 karena peningkatan dalam sektor jasa dan konstruksi diimbangi dengan kinerja buruk dari manufaktur, terutama industri motor," katanya.

ONS mencatat manufaktur Inggris sendiri mengalami kontraksi 0,8 persen pada periode Oktober hingga Desember 2019 lalu. Semua tak lepas dari ketidakpastian ekonomi seiring dinamika yang mengiringi Brexit.


Kendati demikian, secara kumulatif ekonomi Inggris tumbuh 1,4% pada tahun lalu, atau naik dibanding 1,3% dibanding 2018.

Sekadar kilas balik, Inggris akhirnya resmi meninggalkan Uni Eropa pada 31 Januari 2020. Ini setelah PM Boris Johnson memimpin Partai Konservatif meraih kemenangan dalam sebuah pemilihan pada Desember 2019 lalu.
"Kami telah memecahkan kebuntuan dan meninggalkan Uni Eropa. Sekarang kita perlu memanfaatkan momen ini untuk naik level dan mempersiapkan negarakita untuk kesuksesan jangka panjang," kata Menteri Keuangan Sajid Javid dalam sebuah pernyataan sesaat setelah data ONS dirilis.

"Dalam anggaran saya, tepat satu bulan dari hari ini, saya akan menentukan bagaimana kita akan bergerak maju, dengan lebih banyak ambisi dan pemikiran baru, dan memberdayakan orang-orang dan bisnis kita sehingga setiap orang memiliki kesempatan untuk berkembang," lanjut Javid.

Namun, menjelang Brexit, Bank of England memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi Inggris untuk tahun 2020 dan 2021. Sebab, Negeri Big Ben itu menghadapi negosiasi yang sulit dengan UE untuk mencapai kesepakatan perdagangan baru.

Bulan lalu, BoE memaparkan jika ekonomi Inggris hanya tumbuh 0,8 persen tahun ini, turun tajam pada perkiraan 1,2 persen sebelumnya. Pada tahun 2021 mendatang, produk domestik bruto diperkirakan akan tumbuh 1,4 persen, turun dari estimasi bank sentral sebesar 1,7 persen yang dirilis pada bulan November tahun lalu.

[Gambas:Video CNBC]


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading