Bereskan Jiwasraya, Kantor Erick Thohir Banjir Karangan Bunga

Market - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
16 January 2020 10:28
Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, setidaknya sudah terdapat 8 karangan bunga pada pukul 10.00 WIB yang terpasang.
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah karangan bunga membanjiri Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pemandangan tersebut tersaji sejak Kamis (16/1/20) pagi.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, setidaknya sudah terdapat 8 karangan bunga pada pukul 10.00 WIB yang terpasang. Hingga berita ini ditulis, karangan bunga masih terus berdatangan.
Bereskan Jiwasraya, Kantor Erick Thohir Banjir Karangan BungaFoto: Dukungan Bunga di BUMN (CNBC Indonesia/Monica Wareza)

Adapun tulisan dalam karangan bunga tersebut beragam. Pada intinya, semua menyampaikan dukungan kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk membereskan skandal Jiwasraya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengeluarkan ultimatum bagi para Direktur Utama dan Pejabat BUMN yang nakal. Ia tak segan lagi untuk langsung mencopot, belajar dari sejumlah kasus yang sedang melanda perusahaan pelat merah belakangan ini.

"Tugas saya utamanya menegakkan kembali GCG [Good Corporate Governance]," kata Erick di Istana, Rabu (15/1/2020).


Selain menindak tegas direksi BUMN yang tak tegas, Erick juga akan memberikan aperesiasi kepada direksi BUMN yang berprestasi.

"Kalau yang bagus kita kasih reward, kalau yang tidak bagus kita bersihkan. Kita harus copot, itu bagian dari perbaikan Kementerian BUMN," tegasnya.

Menurut Erick, kasus Garuda Indonesia hingga Jiwasraya terjadi akibat tidak adanya integritas. Erick menekankan lagi tentang akhlak.

"Dari awal saya bilang ingin selalu punya leader di BUMN itu apa yang nomor 1? Akhlak, kedua loyalitas, dan ketiga teamwork," kata Erick.

"Untuk semua pimpinan yang tidak terapkan ini akan terkena. Pasti. Apakah itu dicopot, tapi yang kasusnya hukum akan terproses," paparnya.

Terkait kasus Jiwasraya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan melakukan langkah lanjutan terhadap perusahaan asuransi negara tersebut.

[Gambas:Video CNBC]



Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo (Tiko) mengatakan, langkah lanjutannya adalah dengan melanjutkan koordinasi dengan Kementerian terkait untuk solusi penyelamatan Jiwasraya.

"Nah, sekarang setelah semua berjalan, kita berfokus pada next step gimana kasus Jiwasraya. Jadi kita dalam diskusi dengan Kementerian Keuangan (kemenkeu), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merumuskan restrukturisasi Jiwasraya ke depan," ujarnya di Kemenko Perekonomian, Rabu (15/1/2020).

Menurutnya, hasil dari diskusi skema penyelamatan ini akan diumumkan pada Kuartal I-2020. Ditargetkan bisa dilakukan pada bulan depan dan maksimal pada akhir bulan kuartal I.

"Semoga akhir Januari atau Februari bisa mulai paparkan skemanya nanti. Tapi belum tahu skemanya, nanti kami umumkan ya. (Target) kuartal I," kata dia.
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading