Catat! Pekan Depan 10 Emiten Tebar Dividen Interim

Market - Dwi Ayuningtyas, CNBC Indonesia
05 December 2019 12:58
Catat! Pekan Depan 10 Emiten Tebar Dividen Interim
Jakarta, CNBC Indonesia - Memasuki akhir tahun 2019, beberapa perusahaan publik tercatat sudah mulai mengumumkan jadwal pembagian dividen interim sesuai dengan keputusan dewan direksi dan persetujuan dewan komisaris masing-masing perusahaan.

Merujuk pada halaman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat 10 emiten yang dijadwalkan akan melakukan pembayaran dividen interim mulai minggu depan.

Foto: Dwi Ayuningtyas
Untuk diketahui cum date merupakan tanggal terakhir perdagangan saham dengan hak dividen. Recording date adalah tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen.


Dari tabel di atas terlihat bahwa PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) akan mendistribusikan dividen interim paling cepat, yakni tanggal 10 Desember dengan nilai dividen interim tunai sebesar Rp 3/unit saham. Nilai yang cukup kecil dibandingkan dengan rekan lainnya di BEI.

Perusahaan lain yang juga mendistribusikan nilai dividen interim yang tidak terlalu besar adalah PT Sepatu Bata Tbk (BATA) dan PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) dengan nilai masing-masing Rp 3,22/unit saham dan Rp 3/unit saham.

Sementara itu, sebaliknya, salah satu market leader di industri consumer goods PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), mendistribusikan dividen interim tunai dengan nilai paling besar, yakni Rp 430/unit saham. Perusahaan dijadwalkan akan melakukan pembayaran pada 18 Desember 2019.

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dividen interim merupakan dividen yang didistribusikan sebelum tahun buku perusahaan berakhir dengan memastikan perusahaan mencatatkan laba bersih dan tidak akan mengganggu pemenuhan kewajiban.

Jika hasil laporan keuangan tahunan nantinya diketahui, perusahaan membukukan kerugian, maka dividen interim yang telah dibagikan harus dikembalikan oleh pemegang saham sesuai dengan proporsional kerugian per unit saham.

Namun, jika pemegang saham tidak dapat mengembalikan dividen tersebut, maka dewan direksi dan komisaris akan bertanggung jawab membayarkan kerugian perusahaan.

TIM RISET CNBC INDONESIA (dwa/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading