5 Saham Ini Ambles Sepekan, Besok Bagaimana?

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
01 December 2019 18:08
Namun, bila dilihat dalam sepekan terakhir, pergerakan IHSG terkoreksi 1,45% dari posisi pekan sebelumnya 6.100,24.

Jakarta, CNBC Indonesia - Menutup perdagangan akhir pekan ini, Jumat (29/11/2019) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 0,98% ke level 6.011,83.

Namun, bila dilihat dalam sepekan terakhir, pergerakan IHSG terkoreksi 1,45% dari posisi pekan sebelumnya 6.100,24.

Mengikuti IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga terkoreksi 1,40% menjadi sebesar Rp 6.919,502 triliun dari Rp 7.017,816 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.



Sepanjang tahun 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih (
net buy) sebesar Rp 36,65 triliun di semua pasar dan investor asing pada Jumat kemarin mencatatkan jual bersih sebesar Rp 219,82 miliar di semua pasar.

Mengacu data BEI, dalam sepekan terakhir ini setidaknya ada lima saham yang mengalami penurunan harga (top losers):

PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS)
Harga saham perusahaan yang bergerak di bisnis rig minyak ini dalam sepekan melemah 55,445% ke level Rp 139/saham. Saham WOWS ditransaksikan sebanyak 27.960 kali dengan nilai transaksi Rp 54,49 miliar.

WOWS tercatat baru mencatatkan saham perdana (IPO) di BEI pada 8 November 2019, namun dalam sebulan terakhir, investor asing melepas kepemilikan saham WOWS sebesar Rp 10,95 miliar di seluruh pasar.



PT PP Properti Tbk (PPRO)
Saham anak usaha properti milik PT PP Tbk (PTPP) ini juga menghuni top loser di urutan kedua pekan ini. Saham PPRO terkoreksi 34,04% ke level Rp 62/saham. Sepekan ini, PPRO ditransaksikan sebanyak 19.527 kali dengan nilai transaksi Rp 59,29 miliar.

PT Sentul City Tbk (BKSL)
Saham emiten properti ini terpantau melemah 22,77% dalam seminggu terakhir ini. Saham BKSL ditransaksikan sebanyak 13.937 kali dengan nilai transaksi Rp 931,82 miliar.

PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI)
Saham Wilton juga terkoreksi cukup dalam sepekan ini. SQMI melemah 15,85% dengan catatan transaksi sepekan ini sebanyak 38.513 kali senilai Rp 126,96 miliar. Perusahaan tambang emas ini dulunya bernama PT Renuka Coalindo Tbk.

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)
Terakhir, saham J Resources Asia Pasifik melemah 12,72% seminggu terakhir ini. Saham PSAB tercatat ditransaksikan sebanyak 23.461 kali dengan nilai transaksi Rp 102,6 miliar.

Simak obral saham underlying Minna Padi


[Gambas:Video CNBC]

 


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading