Iwan Fals Hingga Fadli Zon, Semua Komentari Ahok di Pertamina

Market - Anissatul Ummah, CNBC Indonesia
24 November 2019 07:46
Iwan Fals Hingga Fadli Zon, Semua Komentari Ahok di Pertamina
Jakarta, CNBC Indonesia - Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok memang sosok yang selalu menarik diperbincangkan, sejak dirinya menduduki kursi DKI 1. Hingga dirinya ditetapkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjadi komisaris utama (Komut) PT Pertamina perbincangan mengenainya masih selalu hangat di banyak kalangan, mulai dari seniman hingga politikus.

Sosok seniman yang mengomentari Ahok yakni dari kalangan musisi yang terkenal dengan lagu-lagu kritik sosial, yakni Iwan Fals. Melalui akun twitternya, Iwan Fals mengomentari gaji Ahok di Pertamina sebagai komisaris utama (Komut).


"Klo bener sebulan gaji Ahok kira2 Rp 3 M, ya harus hebatlah Pertamina...," kata Iwan Fals dalam akun Twitternya @iwanfals dikutip CNBC Indonesia, Sabtu (23/11).


Sementara dari kalangan Politikus sosok Fadli Zon yang angkat bicara. Fadli yang kini menduduki jabatan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR mempertanyakan kemampuan Ahok soal penunjukannya sebagai Komut PT Pertamina (Persero).

Dirinya merasa heran dengan terpilihnya Ahok sebagai pihak yang bertugas mengawasi BUMN energi itu. "Biar masyarakat yang menilai. Kalau saya menilai kayak nggak ada orang lain aja gitu, kenapa, apa sih hebatnya? Menurut saya sih biasa-biasa saja. Tapi kan itu menimbulkan tokoh-tokoh atau orang-orang dan masyarakat yang selama ini kontra terhadap Ahok menjadi tidak suka," kata Fadli Zon di Lemhannas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2019) seperti dikutip dari detik.com.

Menurut pendapat Fadli Zon, terpilihnya Ahok sebagai Komut Pertamina disebabkan faktor kedekatannya dengan Presiden Joko Widodo. Fadli menilai Jokowi dan Ahok adalah teman sejati.Jadi saya kira mungkin itu refleksi kedalaman hubungan Pak Jokowi dengan Ahok sebagai teman sejati bukan teman politik atau teman biasa," imbuhnya.
Dirinya berpandangan, kehadiran Ahok berpotensi menimbulkan kegaduhan.

"Ya menurut saya pasti menimbulkan kegaduhan dong. Kan harusnya mencari orang profesional, memangnya dia ahli minyak? Dia kan bukan ahli minyak. Hebatnya apa dia di Pertamina," cetusnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan Ahok didampingi oleh Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin sebagai Wakil Komisaris Utama. "Insya Allah, saya rasa sudah putus dari beliau, Pak Basuki akan menjadi Komut Pertamina," kata Erick. 


[Gambas:Video CNBC]



(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading