Tambah Kepemilikan 602 Juta Saham di RIMO, Siapa Six Sis?

Market - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
13 November 2019 18:39
PT Rimo International Lestari Tbk mlaporkan kenaikan persentase kepemilikan pemegang saham atas nama Six Sis Ltd. Siapakah dia?

Jakarta, CNBC Indonesia - Melalui keterbukaan informasi yang ditujukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini Rabu (13/11/2019), PT Rimo International Lestari Tbk melaporkan kenaikan persentase kepemilikan pemegang saham atas nama Six Sis Ltd. Siapakah dia?

Laporan yang dibuat manajemen RIMO tersebut disampaikan berdasarkan surat dari Biro Administrasi Efek (BAE) bernama PT Ficomindo Buana Registrar dengan surat No.507/RIMO-FBR/XI/19.

Mengacu pada website perusahaan, Six Sis Ltd merupakan anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Six Securities Services Ltd, bagian dari Six Group Ltd (Six) sebuah perusahaan keuangan asal Swiss yang berdomisili di Zurich.


Sebelumnya Six Sis hanya memiliki 3,81% atau 1,717 miliar saham, kemudian menjadi 2,320 miliar saham atau setara 5,15%. Dengan kata lain, sahamnya menggembung sebanyak 602,88 juta unit.

RIMO merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan umum yang menjual berbagai barang seperti pakaian, sepatu, aksesoris, kosmetik dan tas melalui department store miliknya dengan nama "Rimo".

Pada tanggal 5 Juli 2019 lalu Teddy Tjokrosaputro dan Benny Tjokrosaputro kompak memasok dana segar ke RIMO senilai Rp 159,78 miliar melalui skema private placement tanpa memberikan hak Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), informasi tersebut juga disampaikan dalam keterbukaan informasi RIMO tanggal 5 Juli.

Kinerja keuangan RIMO pada kuartal ketiga 2019 secara bottom up cukup baik, yakni penjualan yang berhasil diraih sebesar Rp 507,9 miliar atau naik 17,24% dibandingkan kuartal ketiga tahun 2018. Sementara beban penjualan hanya naik 0,75% atau Rp 1,97 miliar menjadi Rp 263,9 miliar.

Sedangkan dari sisi bottom line labanya tergerus karena beban operasional meningkat cukup tajam sebesar 59,5% menjadi Rp 164,004 miliar, membesar dibandingkan kuartal ketiga 2018 yang hanya Rp 102,77 miliar. Labanya pun mengecil menjadi Rp 76,89 miliar atau merosot 34,1% dibandingkan laba kuartal tiga 2018 pada angka Rp 116,72.

TIM RISET CNBC INDONESIA


(yam/yam)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading