Harap-harap Cemas AS-China, Yuk Pilih Saham untuk Hari Ini

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
11 November 2019 08:48
Harap-harap Cemas AS-China, Yuk Pilih Saham untuk Hari Ini Foto: Oppo Stock In Your Hand (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia - Mengawali pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampaknya masih terhimpit sentimen dari dalam dan luar negeri. Pekan lalu, Jumat (8/11/2019), IHSG  ditutup menguat 0,2% ke level 6.177,99.

Penguatan IHSG tidak sejalan sejalan dengan bursa saham utama di Asia juga mayoritas terkoreksi pekan lalu. Indeks Straits Times anjlok 0,72%, indeks Hang Seng melemah 0,7%, indeks Shanghai melemah 0,49%, dan indeks Kospi turun 0,33%. Hanya indeks Nikkei yang berhasil membukukan penguatan dengan naik 0,26%.

Simak saham-saham yang direkomendasikan broker sebelum memulai perdagangan di awal pekan ini, Senin (11/11/2019):


1. Valbury Sekuritas - Menanti Damai Dagang
Valbury memperkirakan, sentimen pasar pekan ini masih sulit memberikan dukungan bagi saham di BEI untuk bisa beranjak ke level yang lebih baik, hal ini akan membuat IHSG berat untuk meluncur ke zona hijau. Selain itu, faktor internal nampak lemah memberikan dukungan bagi indeks BEI ini, faktor eksternal pun tengah menantikan kesepakatan fase satu pertemuan AS dan Cina yang tengah membahas perdagangan.

Saham pilihan:
  • PTBA
  • GGRM
  • TLKM
  • ISAT

2. Phillip Sekuritas - Waspada Aksi Ambil Untung
IHSG berpeluang untuk bergerak melemah hari ini dengan support di 6.057 dan resistance di 6.290. Aksi ambil untung masih berpotensi terjadi sembari pasar menanti rilis data neraca pembayaran hari ini untuk mencari sentimen domestik yang positif. Pasar juga masih akan memonitor optimisme perkembangan negosiasi dagang AS-Cina seiring menunggu tempat terselenggaranya penandatangan perjanjian dagang antar ke dua negara.

Saham pilihan:
  • PGAS
  • DMAS
  • SMGR
  • TLKM
3. Binaartha Sekuritas - Peluang Lanjutan IHSG
IHSG berhasil ditutup menguat 0,20% di level 6.177.99 pada 8 November 2019. Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.120.06 hingga 6.086,00. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.217,55 hingga 6.274,29.

Berdasarkan indikator, MACD sudah menunjukkan sinyal dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. Namun demikian, terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Saham pilihan:
  • ANTM
  • ASII
  • BBRI
  • CTRA
4. Mega Capital Sekuritas - Menanti Negosiasi Dagang
IHSG melemah 0,74% ke 6.217 dipimpin oleh koreksi saham perbankan terutama BBRI, BMRI dan BBCA merespon pesan Presiden Joko Widodo untuk menurunkan suku bunga kredit, menyusul kebijakan Bank Indonesia yang menurunkan suku bunga acuan ke level 5%

Pelaku pasar sedang menantikan negosiasi dagang AS dan China setelah kabar bahwa pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping untuk menandatangani kesepakatan dagang kemungkinan akan ditunda hingga bulan Desember karena diskusi mengenai persyaratan dan lokasi masih berlanjut. Selain itu pasar juga mencermati data produktivitas tenaga kerja sektor bisnis non prtanian yang turun 0.3% di kuartal III.

Saham pilihan:
  • WSKT
  • SCMA
  • ANTM
  • BBRI


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading