Raih Laba di Q3, EXCL Berhasil Cetak Laba 9 Bulan Rp 498 M

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
01 November 2019 17:17
Raih Laba di Q3, EXCL Berhasil Cetak Laba 9 Bulan Rp 498 M

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten telekomunikasi, PT XL Axiata Tbk (EXCL) berhasil membukukan laba bersih pada 9 bulan pertama tahun ini atau per September 2019 setelah sempat menderita kerugian pada periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), EXCL tercatat memperoleh laba bersih sebesar Rp 498,41 miliar, membaik dari rugi bersih senilai Rp 144,81 miliar yang diderita pada periode yang sama tahun lalu.

Laba bersih ini terjadi seiring dengan pendapatan anak usaha Axiata Berhad ini yang berhasil naik 10,82% menjadi Rp 18,83 triliun, dari sebelumnya Rp 16,89 triliun.

Dari penjualan itu, pendapatan terbesar EXCL berasal dari pendapatan bisnis data yang naik 32% menjadi Rp Rp 14,20 triliun dari sebelumnya Rp 10,75 triliun.



Pendapatan terbesar kedua yakni dari bisnis non-data sebesar Rp 2,86 triliun, kendati turun dari periode yang sama 2018 yakni Rp 3,99 triliun.

Pendapatan dari bisnis jasa interkoneksi juga turun menjadi Rp 854,08 miliar, dari sebelumnya Rp 994,98 miliar. Adapun pendapatan sewa menara juga terkoreksi menjadi Rp 229,56 miliar dari sebelumnya Rp 242,73 miliar.

Selain adanya kenaikan pendapatan, laba bersih juga terjadi di tengah upaya EXCL menekan beban perusahaan. Beban yang berhasil ditekan di antaranya beban penyusutan, beban interkoneksi dan beban langsung, beban amortisasi, dan adanya keuntungan selisih kurs.


Beban interkoneksi perseroan turun 18,43% menjadi Rp 1,46 triliun dari sebelumnya Rp 1,79 triliun. Beban penjualan dan pemasaran juga terpangkas menjadi Rp 1,44 triliun dari sebelumnya Rp 1,59 triliun, beban interkoneksi dan beban langsung juga ditekan menjadi Rp 1,46 triliun dari Rp 1,79 triliun.

Perseroan yang dipimpin Dian Siswarini ini juga mencatat keuntungan selisih kurs Rp 54,16 miliar dari sebelumnya rugi kurs Rp 1,82 miliar.

Khusus kuartal III-2019, atau Juli-September, perseroan juga mencatat laba bersih Rp 216,01 miliar dari kuartal III-2018 yang masih merugi Rp 63,07 miliar. Pendapatan pada periode ini pun naik 10,42% menjadi Rp 6,46 triliun, dari sebelumnya Rp 5,85 triliun.


EXCL juga akan jual menara, kenapa?

[Gambas:Video CNBC]

 

(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading