Perkenalkan, Ini 19 Menteri di Tim Ekonomi Jokowi-Ma'ruf

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
23 October 2019 09:14
Banyak nama baru yang mengisi formasi menteri, khususnya menteri yang menjabat bidang ekonomi.
Jakarta, CNBC IndonesiaPresiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini memperkenalkan menteri-menteri yang mengisi kabinet 2019-2024 dengan nama Indonesia Maju. Banyak nama baru yang mengisi formasi menteri, khususnya menteri yang menjabat bidang ekonomi.

Hal tersebut disampaikan pada saat memperkenalkan menteri-menteri yang disampaikan hari ini.

"Hari ini saya akan perkenalkan menteri-menteri yang akan mengisi Kabinet Indonesia Maju. dalam jangka pendek ini dalam 5 tahun ke depan kita akan fokus pada pengembangan SDM, pada penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan usaha kecil mikro dan menengah," kata Jokowi di Istana Negara, Rabu (23/10/2019).


Berikut ini nama-nama menteri di Kabinet Indonesia Baru yang akan mengurus persoalan ekonomi:

  1. Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto
  2. Menko Maritim dan Investasi: Luhut Panjaitan
  3. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
  4. Menteri Tenaga Kerja: Ida Fauziyah
  5. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang
  6. Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto
  7. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif
  8. Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
  9. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi
  10. Menteri Komunikasi dan Informatika: Jhonny Plate
  11. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo
  12. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo
  13. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Sofyan Djalil
  14. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
  15. Menteri Badan Usaha Milik Negara: Erick Thohir
  16. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM): Teten Masduki
  17. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama
  18. Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Bidang Inovasi: Bambang Brodjonegoro
  19. Kepala BKPM Bahlil Lahadalia
Jokowi juga menyampaikan, inti penunjukkan para menteri tersebut adalah agar terobosan dan sinergikan antar kementerian bisa meningkat. Bisa menurutkan CAD, Neraca Perdagangan dan industrialisasi.



Pada kesempatan yang sama, Jokowi juga berpesan tujuh hal kepada para menteri.
Pertama, jangan korupsi dan menciptskan sistem yang menutup celah korupsi. Kedua, tidak ada visi misi menteri tapi presiden dsn wakil presiden.

Ketiga, harus kerja cepat kerja keras dan produktif. Keempat, jangan terjebak rutinitas monoton. Kelima kerja berorientasi hasil nyata dan keenam, cek masalah di lapangan dan temukan solusinya.

"Yang terakhir semua harus serius dalam bekerja. Kita pastikan nggak serius, enggak sungguh-sungguh, hati-hati bisa saya copot di tengah jalan," terang Jokowi.


(hps/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading