Internasional

Perang Dagang: AS-China Harus Baikan, Kalau Tidak Bahaya

Market - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
24 September 2019 07:23
Perang Dagang: AS-China Harus Baikan, Kalau Tidak Bahaya
Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan Wakil Menteri Keuangan China meminta Washington dan Beijing agar segera bekerja sama menemukan kesepakatan. Pasalnya, ketegangan perdagangan antara dua negara telah menimbulkan dampak global.

"Kami berharap bahwa China dan AS dapat mencapai kesepakatan dengan saling menghormati, saling menguntungkan dengan perlakuan yang sama satu sama lain," kata Zhu Guangyao kepada CNBC Internasional Senin (23/09/2019).

"Itu tidak hanya penting bagi China dan AS, tapi juga bagi dunia,".



Pasar global telah terguncang oleh perselisihan perdagangan AS-China yang berkepanjangan. Para investor khawatir bahwa itu akan membuat dunia memasuki resesi.

Akibat ketegangan ini, Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) meyakini dunia akan melihat pertumbuhannya yang terlemah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009. Diperkirakan pertumbuhan akan melambat dari 3,6% pada 2018, menjadi 2,9% di 2019 dan 3,0% di 2020.

"Itu sinyal yang sangat berbahaya," kata Zhu Guangyao.


"Jadi sudah waktunya bagi China, AS untuk benar-benar (kembali) ke komunikasi serius berdasarkan rasa saling menghormati, saling menguntungkan,".

Sebelumnya pada September, Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan akan "sangat sulit" bagi perekonomian China untuk tumbuh pada tingkat 6% atau lebih. Karena basis yang tinggi dan latar belakang internasional yang rumit.

PDB kuartal kedua China tumbuh pada level terendah selama 30 tahun. Diprediksi hingga akhir tahun pertumbuhan hanya akan mecapai 6,2% di tahun ini.

"Angka 6,2% ini masih tertinggi di dunia di antara negara-negara ekonomi teratas, 6,2% tidak mudah karena sekarang setiap pertumbuhan 1% di China terhubung ke lebih dari 2 juta pekerjaan," kata Zhu Guangyao.

Sebelumnya, perwakilan China, yang berada di Washington untuk membahas perdagangan menjelang pembicaraan tingkat tinggi bulan depan, tiba-tiba membatalkan perjalanan yang direncanakan untuk bertemu dengan petani AS. Ini membuat sejumlah spekulasi di pasar.

Namun, media pemerintah China melaporkan bahwa pembatalan itu tidak ada hubungannya dengan pembicaraan perdagangan, sementara Kementerian Perdagangan mengatakan negosiasi itu "konstruktif".


[Gambas:Video CNBC]



(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading