Manajemen Bantah Jual Central Park, Saham APLN Langsung Drop

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
04 September 2019 11:03
Pernyataan manajemen yang membantah penjualan salah satu mal perseroan menjadi pemicu aksi ambil untung pada saham APLN.
Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi ambil untung (profit-taking) mulai terjadi pada saham PT Agung Podomoro Tbk (APLN) pada perdagangan pagi ini, Rabu (4/9/2019) setelah melesat tinggi kemarin.

Pernyataan manajemen yang membantah penjualan salah satu mal perseroan menjadi pemicu aksi ambil untung pada saham APLN.

Hingga pukul 10.42 WIB harga saham APLN drop 3,36% ke level Rp 230/saham. Volume perdagangan mencapai 108,25 juta saham senilai Rp 25,14 miliar.



Pada saat penutupan perdagangan kemarin, harga saham APLN tercatat naik 26,60% ke level harga Rp 238/saham.

Kenaikan harga saham tersebut juga ditopang volume dan nilai transaksi yang besar. Volume transaksi tercatat mencapai 857,28 juta saham senilai Rp 200,89 miliar.

Katalis yang menjadi pendorong akumulasi beli saham APLN adalah rumor di pasar yang menyebutkan APLN akan menjual Mal Central Park dan Senayan City. Nilai penjualan Central Park mencapai Rp 4 triliun.

Kedua mal tersebut merupakan milik APLN dan rencana penjualan aset ini sebenarnya sudah terembus sejak perseroan mengalami kesulitan likuiditas.

CNBC Indonesia mengkonfirmasi hal ini kepada Corporate Secretary APLN Justini Omas, yang menyatakan kabar tersebut tidak benar.

"Wah...rumor ini saya justru tahunya dari media juga," kata Justini kepada CNBC Indonesia.


(hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading