Jadi Ibu Kota, Pengembang: Harga Properti Kaltim Bakal Naik

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
29 August 2019 12:00
Jadi Ibu Kota, Pengembang: Harga Properti Kaltim Bakal Naik
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Ciputra Development Tbk (CTRA) menyebutkan akan ada potensi peningkatan harga properti di wilayah sekitaran Ibu Kota baru di Kalimantan Timur nanti. Apalagi dengan kondisi harga properti di wilayah tersebut yang selama empat tahun terakhir sudah turun 30%-50%.

Direktur Ciputra Tulus Santoso mengatakan penurunan harga properti di wilayah tersebut terjadi seiring dengan pelemahan harga komoditas yang sebagian besar mendorong perekonomian di wilayah ini. Namun dengan adanya pembangunan Ibu Kota baru akan mengerek harga properti.

"Tentunya dengan adanya aktivitas baru di satu daerah itu juga memcicu (peningkatan harga properti) karena perbaikan-perbaikan infrastruktur itu akan memicu aksesibiliti, tingkat hunian dan lain-lain. Sehingga itu pasti akan mengerek harga," kata Tulus saat berbincang di Squwak B CNBC Indonesia TV, Kamis (29/8/2019).

Meski demikian, dia menilai kenaikan harga ini tak serta merta melambung namun akan terjadi secara bertahap sesuai dengan progres penyelesaian pembangunan tersebut.


Menurut dia, pemerintah masih perlu mendorong kembali agar sektor properti kembali bangkit. Sebab, hingga saat ini ketika pemerintah sudah memberikan relaksasi untuk penjualan properti mulai dari penurunan down payment (DP) hingga suku bunga yang menurun dan relaksasi pajak dinilai belum cukup membantu tingkat permintaan properti menjadi lebih baik.

"Kunci dari kepemilikan rumah itu kan KPR karena sarana membiayai rumah. Kalau dari 2014-2015 kan BI menaikkan suku bunga 200bps, sekarang baru dikoreksi 100bps jadi masih 100 lagi untuk kembali ke posisi awal. Jadi diharapkan suku bunga. kredit bisa single digit," kata dia. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading