Paruh Pertama 2019, Sritex Catat Laba Rp 891 M

Market - Dwi Ayuningtyas, CNBC Indonesia
16 July 2019 18:06
Paruh Pertama 2019, Sritex Catat Laba Rp 891 M
Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu perusahaan tekstil terbesar Indonesia, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), tampaknya berusaha untuk dapat mempertahankan prestasinya tahun lalu.

Melansir rilis keuangan kuartal II-2019, perusahaan yang juga dikenal dengan nama Sritex, berhasil membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 16,16% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Hingga akhir bulan lalu, total pendapatan perusahaan naik menjadi US$ 631,64 juta atau setara Rp 8,9 triliun, dari sebelumnya US 543,76 juta atau setara Rp 7,66 triliun (asumsi kurs Rp 14.085/US$).

Sritex kembali dapat memecahkan tingkat pertumbuhan di atas rata-rata. Untuk diketahui, sejak 2014-2017, penjualan perusahaan umumnya tumbuh di kisaran 9-12% YoY. Lalu, di tahun 2018, penjualan SRIL melesat 36,16% YoY.


Salah satu aspek yang mendongkrak tingkat pemasukan perusahaan kali ini adalah melesatnya penjualan untuk produk pakaian dan kain jadi yang masing-masing tercatat tumbuh 40,82% dan 39,12% secara tahunan.

Pada semester pertama tahun ini pakaian jadi hasil produksi SRIL terjual dengan nilai mencapai US$ 168,93 juta, sedangkan pemasukan dari kain jadi senilai US$ 168,84.

Di lain pihak, penjualan jenis usaha lainnya stagnan cenderung melemah. Pendapatan dari lini usaha benang menurun 2,94% YoY menjadi US$ 253,32 juta, dan dari kain mentah terkoreksi 2,18% YoY ke US$ 40,54 juta.

Lebih lanjut, dikarenakan pemasukan dari pos pendapatan lainnya per 30 Juni 2019 turun signifikan, dari US$ 26,61 juta ke US$ 375.698, maka perolehan laba bersih SRIL hanya mampu tumbuh 12,29% secara tahunan.

Alhasil, pada 6 bulan pertama di 2019, perusahaan hanya berhasil mengantongi keuntungan US$ 63,25 juta atau setara Rp 890,85 miliar. Akan tetapi, patut dicatat, perolehan tersebut sudah setara dengan 74,8% laba bersih tahun lalu yang sebesar US$ 84,56 juta.

Sementara itu, dari sisi neraca, pada paruh pertama tahun ini, total aset perusahaan tercatat mencapai US$ 1,42 miliar. Sedangkan total liabilitas dan ekuitas masing-masing sebesar US$ 847,15 juta dan US$ 575,52 juta.

TIM RISET CNBC INDONESIA (dwa/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading