Diborong Asing, Saham BRI Tak Terbendung Rekor Baru Lagi

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
11 July 2019 16:46
Diborong Asing, Saham BRI Tak Terbendung Rekor Baru Lagi
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kembali mencapai level tertinggi dalam sejarah sejak emiten BUMN ini tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada penutupan perdagangan, Kamis ini (11/7/2019), harga saham BBRI ditutup pada level harga Rp 4.510/saham atau naik 0,89%. Volume perdagangan saham bank dengan laba terbesar ini mencapai 127,91 juta saham senilai Rp 557,47 miliar.


Data perdagangan menunjukkan, investor asing juga tercatat banyak memborong saham BRI, dengan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp 100,3 miliar. Setahun terakhir, asing sudah masuk ke saham ini mencapai Rp 4,86 triliun di semua pasar.


Hari ini nilai kapitalisasi saham BRI mantap ditutup sebesar Rp 556,29 triliun, terbesar kedua dari seluruh saham yang tercatat di BEI.

Pada level harga Rp 4.510/saham, price to book value (PBV) saham bank dengan aset terbesar ini berada pada kisaran 2,85 kali. PBV adalah rasio guna mengukur apakah saham satu emiten mahal atau murah, dengan membagi harga per saham emiten dengan nilai buku.

Jika dihitung dari awal tahun, tingkat imbal hasil atau cuan dari saham BRI sudah mencapai 23,22%.


BRI berhasil membukukan laba bersih di kuartal I-2019 sebesar Rp 8,2 triliun. Perolehan laba ini naik 10,42% dari periode yang sama di tahun 2018 lalu yang sebesar Rp 4,2 triliun.

Kenaikan laba bersih perseroan ditopang juga oleh pendapatan non bunga atau fee based income yang tumbuh 16,49% menjadi Rp 3,14 triliun.

Sementara total aset BRI tercatat Rp 1.279 triliun naik 14,35% di kuartal I-2019.

BRI pertama kali tercatat di BEI pada 10 November 2003. Pada waktu penawaran saham perdana (initial public offering/IPO), saham BRI dijual pada harga Rp 875/saham.

Anggaran Fantastis untuk Pengembangan IT BRI
[Gambas:Video CNBC] (hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading