Ulasan Teknikal IHSG

Jelang Rilis Neraca Dagang, IHSG Berpeluang Menghijau

Market - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
24 June 2019 08:59
Jelang Rilis Neraca Dagang, IHSG Berpeluang Menghijau
Jakarta, CNBC Indonesia - Sepanjang pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan dengan akumulasi sebesar 1,04% pada level 6.315 selama sepekan. IHSG kembali mencatatkan tren positif dengan mengalami reli pada minggu keempatnya.

Meski sepekan menguat, tapi pada perdagangan Jumat akhir pekan (21/6), IHSG pasrah menutup pekan di zona merah. Walaupun dibuka menguat 0,12%, IHSG akhirnya melemah 0,32% per akhir perdagangan sesi II ke level 6.315,44.

Pada perdagangan hari ini Senin (24/6/2019), Tim Riset CNBC Indonesia memperkirakan IHSG akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat. Level pergerakan berpotensi pada rentang level 6.300 hingga 6.400.



Dari Wall Street Amerika Serikat (AS), tiga indeks utama sepanjang pekan lalu juga bergerak menguat. Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 2,41%, S&P 500 menguat 2,2%, dan Nasdaq Composite meroket hingga 3,02%.

Perkembangan positif terkait hubungan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dengan China yang membaik menjadi salah satu alasannya.

Pada hari Selasa (19/6/2019) waktu setempat, Presiden AS, Donald Trump mengungkapkan dirinya telah berbicara dengan Presiden China, Xi Jinping melalui sambungan telefon.

Trump mengatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk bertemu dan berdialog di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang pada 28-29 Juni mendatang.

Dari dalam negeri, pada hari ini pukul 11:00 WIB, rencananya Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data perdagangan internasional (ekspor-impor) Indonesia atau neraca perdagangan periode Mei 2019.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan ekspor akan terkontraksi 14,62% secara tahunan, sementara impor diprediksi jatuh 14,32%. Neraca dagang pun diproyeksikan mengalami defisit US$ 1,294 miliar.

Dari sisi teknikal, IHSG pada perdagangan hari Jumat lalu mampu bangkit dan menipiskan pelemahan menjadi 0,32% saja setelah menyentuh koreksi cukup dalam hingga 1,04%.


Secara pergerakan, posisi IHSG kembali bergerak di atas rata-rata nilainya dalam 5 hari terakhir (moving average/MA5), artinya potensi penguatan dalam jangka pendek kembali terbuka.

Jelang Pengumuman Neraca Dagang, IHSG Berpeluang MenghijauSumber: Refinitiv

Secara stochastic IHSG kembali bergerak dalam area netral, yang menunjukkan fluktuasi jangka pendek dengan potensi penguatan.

TIM RISET CNBC INDONESIA

(yam/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading