Sinarmas MSIG IPO Rp 5T, MNC Private Placement Rp 2T

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
21 June 2019 07:57
Sinarmas MSIG IPO Rp 5T, MNC Private Placement Rp 2T
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (20/6/2019) di zona merah. Per akhir sesi 2, IHSG melemah 0,06% ke level 6.335,7.

Kinerja IHSG berbanding terbalik dengan bursa saham utama kawasan Asia yang justru nyaman melenggang di zona hijau: indeks Nikkei naik 0,6%, indeks Shanghai meroket 2,38%, indeks Hang Seng melesat 1,2%, indeks Straits Times naik 0,81%, dan indeks Kospi naik 0,31%.



Terdapat beberapa aksi emiten yang layak disimak sebelum perdagangan hari ini, Jumat (21/6/2019), dibuka.



1. Ekspansi Gerai, Pengelola Resto Duck King Rogoh Rp 160 M
Emiten pengelola restoran The Duck King, PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) menggelontorkan investasi senilai Rp 160 miliar untuk menambah gerai baru di tahun 2019.

Dewi Tio, Chief Financial Officer (CFO) DUCK menyatakan, perseroan akan membuka 12 gerai baru dengan rincian, 11 gerai di dalam negeri yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Yogyakarta dan satu gerai di Ho Chi Minh, Vietnam. Pada tahun ini, DUCK juga berencana berekspansi ke luar Jawa.


2. Setelah Anjlok, MNCN Berencana Private Placement Rp 2,3 T
PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD/Private Placement) dengan target dana Rp 1,83-2,29 triliun.

Berdasarkan Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) perusahaan akan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 1,14 miliar saham atau 8% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh per 31 Maret 2019.

Adapun rencana harga pelaksanaan saham private placement Rp1.600-Rp2.000 per saham, dengan mempertimbangkan rentang harga book building.


3. Bidik Rp 30 M, KJN Express Tawarkan Saham Perdana Rp 202
Calon emiten di bisnis kurir dan logistik, PT Krida Jaringan Nusantara akan masuk bursa dengan skema penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas saham perdana di harga Rp 202/saham.

Menurut rencana, perusahaan akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 Juli mendatang di papan pengembangan.


4. Sinar Mas Jual 40% Saham Anak Usaha Asuransi Jiwa Rp 5,08 T
Anak usaha Sinar Mas Group yang bergerak di bidang jasa asuransi jiwa, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG akan melepas saham melalui mekanisme penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) dengan total dana yang diperoleh senilai Rp 5,08 triliun.

Presiden Direktur Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Hamid Hamzah mengatakan tak ada penerbitan saham baru dalam IPO ini, sebab saham yang dilepas ke publik merupakan milik pemegang sahamnya PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) sebesar 40% atau setara dengan 420 juta dengan nominal Rp 100/saham.




5. Refinancing, First Media Disuntik Pinjaman Deutsche Rp 1,54 T
Emiten Grup Lippo, PT First Media Tbk (KBLV), menerima fasilitas pinjaman dari Deutsche Bank AG, Singapura, berdasarkan Facility Agreement (FA) pada 20 Juni 2019 senilai US$ 107,50 juta, atau setara dengan Rp 1,54 triliun (asumsi kurs Rp 14.300/US$).

Tujuan penggunaan pinjaman antara lain untuk refinancing utang perseroan dan keperluan modal kerja perseroan serta anak usahanya. Data laporan keuangan kuartal I-2019 mencatat kewajiban jangka pendek KBLV masih cukup tinggi yakni sebesar Rp 4,32 triliun dan kewajiban jangka panjang Rp 1,59 triliun.


6. Gandeng Private Equity, Lippo Bangun Ribuan Rumah Rp 100 T
Induk usaha properti Grup Lippo, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menargetkan akan membangun 100.000 rumah dalam jangka waktu 5-10 tahun ke depan. Nilai investasi diperkirakan memakan dana tak kurang dari Rp 100 triliun.

Chief Executive Officer (CEO) Lippo Karawaci John Riady mengatakan pembangunan ini akan dilakukan perusahaan dengan menggandeng mitra asal asing yang juga akan masuk sebagai pemegang saham perusahaan melalui skema rights issue yang saat ini tengah diproses.


7. Masih Merugi Rp 608 M, Bentoel Pede Bisa Cetak Laba
Kinerja emiten rokok PT Bentoel International Investama Tbk (RMBA) masih terimbas dampak penurunan volume industri tembakau di awal 2019 sehingga berpengaruh terhadap performa bisnis pada kuartal I-2019.

Presiden Direktur Bentoel Internasional Investama Christoper John McAllister mengatakan penurunan ini adalah imbas dari penerapan cukai rokok di tahun-tahun lalu. Kendati demikian, pihaknya cukup terkejut dengan volume pada kuartal I-2019 yang turun sebesar 7% secara industri, cukup besar akibat cukai rokok.


8. Laba Naik 30%, Summarecon Bagi-bagi Dividen Rp 69 M
Emiten properti PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp 69 miliar atau 10% dari laba bersih perseroan untuk tahun buku 2018. Hal ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (20/6/2019) di Kelapa Gading, Jakarta Utara.


9. Demi Likuiditas, Temas Line Siap Stock Split Saham 1:5
Emiten jasa transportasi laut, PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) atau Temas Line berencana melakukan beberapa langkah strategis, salah satunya memecah nilai nominal saham (stock split) guna meningkatkan likuiditas saham perseroan.

Stock split yang akan dilakukan yakni dengan rasio 1:5, satu saham akan memperoleh 5 saham baru Temas Line. Pada perdagangan Kamis ini (20/6/2019), saham TMAS diperdagangkan di level Rp 795/saham, stagnan dengan sepi transaksi, dan kapitalisasi pasar Rp 907 miliar.


10. Ekspansi, PTPP Gandeng Mitra dari Negeri K-Pop
Emiten konstruksi PT PP Tbk (PTPP) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Hyundai Engineering & Construction (Hyundai E&C) untuk melakukan penjajakan kerja sama antara kedua perusahaan.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan MoU, kedua belah pihak akan saling memperkenalkan proyek konstruksi umum, EPC (Engineering, Procurement, Construction) dan peluang investasi lain baik yang berada di Indonesia maupun di negara lain di seluruh dunia termasuk proyek infrastruktur, proyek bangunan dan yang lainnya. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading