Akankah Divestasi VIVA Menarik? Ini Kata Sinar Mas Group

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
12 June 2019 10:31
Akankah Divestasi VIVA Menarik? Ini Kata Sinar Mas Group
Jakarta, CNBC Indonesia - Pihak Sinar Mas Group membantah kabar bahwa grup tersebut berencana masuk sebagai investor ke PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) dan anak usahanya PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), dua perusahaan media Grup Bakrie.

Pernyataan ini mengkonfirmasi pemberitaan yang menyebutkan perusahaan milik keluarga almarhum Eka Tjipta Wijaya tersebut, akan memborong saham hasil divestasi dari kedua entitas usaha Grup Bakrie tersebut.

Managing Director Sinar Mas Group, Gandhi Sulistiyanto, menyampaikan secara langsung saat CNBC Indonesia mengkonfirmasi perihal kabar tersebut. "Tidak benar," jawab Gandhi, dalam pesan singkat, Rabu (12/06/2019).

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) VIVA beberapa waktu lalu, manajemen menyampaikan rencana mendivestasi saham, bersamaan dengan private placement atau penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu dengan nilai maksimal saham yang akan dilepas sebesar 25%.


Divestasi saham itu dilakukan perseroan untuk membayar utang dan menambah modal kerja.

Direktur Visi Media Asia Neil R. Tobing menargetkan, dua aksi korporasi itu akan rampung pada triwulan ketiga tahun ini. Ia mengatakan, kedua aksi korporasi dilakukan untuk lebih menarik investor, sebab jika hanya private placement, maka porsi saham yang dilepas hanya 10%.


Neil menyebut, saat ini sudah mengerucut 2-3 investor strategis yang sedang dijajaki. "Kita harapkan di kuartal III tahun ini akan selesai," ungkap Neil R. Tobing, saat paparan publik, Selasa (29/5/2019) di Menara Bakrie, Jakarta.


Kabar di pasar menyebutkan bahwa Sinar Mas berencana ingin membeli saham VIVA, tetapi belakangan investor lain yakni konsorsium yang dipimpin Pieter Tanuri, pemilik lama PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA), tampaknya punya kans lebih besar menguasai saham VIVA.

"Saat ini belum bisa berkomentar lebih lanjut mengenai VIVA," kata Pieter Tanuri, kepada CNBC Indonesia, Jumat (31/5/2019).

Pieter yang juga memiliki Bali United ini adalah pemilik lama Multistrada yang memproduksi ban merek Corsa dan Achilles Radial. Saham Multistrada kini dimiliki oleh Générale des Etablissements Michelin ketika mengambilalih 80% saham perusahaan dari Pieter dan pemegang saham pengendali perusahaan yang lain pada Januari silam dan dituntaskan pada April lalu.

Ini asumsi harga private placement VIVA.
[Gambas:Video CNBC]




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading