Harga Referensi CPO Juni Turun 4,56% Jadi US$ 547,17 Per Ton

Market - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
28 May 2019 19:35
Harga Referensi CPO Juni Turun 4,56% Jadi US$ 547,17 Per Ton
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan referensi produk minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) periode Juni 2019 sebesar US$ 547,17 per ton.

Harga referensi tersebut turun 4,56% atau US$ 26,14 per ton dari bulan ini yang tercatat sebesar US$ 573,31 per ton.

Karena harga tersebut masih di bawah US$ 750 per ton maka pemerintah masih menetapkan BK sebesar US$ 0 per ton.


"Saat ini harga referensi CPO tetap berada pada level di bawah US$ 750/MT. Untuk itu, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar US$ 0/MT untuk periode Juni 2019," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan, seperti dikutip dari siaran pers, Selasa (28/5/2019).

Harga Referensi CPO Juni Turun 4,56% Jadi US$ 547,17 Per TonFoto: Pekerja mengangkut hasil panen kelapa Sawit di kebun Cimulang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/3). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)


Sebelumnya, pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 23/PMK.05/2019 juga memutuskan untuk tidak mengenakan pungutan ekspor CPO dan produk turunannya hingga 31 Mei 2019.

Pemerintah baru akan menerapkan pungutan ekspor CPO mulai 1 Juni 2019 sebesar US$ 25 per ton apabila harga CPO internasional berada di antara US$ 570-619 per ton dan US$ 50 per ton apabila harga naik melewati US$ 619 per ton.

Dengan penetapan harga referensi ini, bisa dipastikan pemerintah belum akan menarik pungutan ekspor CPO untuk Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) selama bulan Juni.



Kakao
Sementara itu, harga referensi biji kakao untuk bulan Juni sebesar US$ 2.327,27 per ton, turun 0,03 persen atau US$ 0,78 per ton dari bulan sebelumnya.

Hal itu berdampak pada pelemahan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada Juni menjadi USD 2.044 per ton, turun 0,04 persen atau US$ 1 per ton dari bulan sebelumnya.

Penurunan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan oleh melemahnya harga internasional. Penurunan ini tidak berdampak pada BK biji kakao yang tetap sebesar 5%.

Adapun HPE dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya.

Simak video terkait CPO di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading