Simak 10 Saham Paling Moncer Pekan Ini! Multistrada Nomor 1

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
25 May 2019 12:41
Simak 10 Saham Paling Moncer Pekan Ini! Multistrada Nomor 1
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini menguat 3,95% atau 230,48 poin ke 6.057.35. Saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) menjadi saham pemimpin dalam hal lonjakan harga saham (top gainers) sepekan.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan, IHSG berakhir di level 6.057.35 atau naik 230,48 poin dibandingkan posisi penutupan akhir pekan lalu pada 5.826.87.

Dari 590 saham yang aktif diperdagangkan di bursa, 10 saham ini menjadi pemimpin dalam perolehan keuntungan transaksi (capital gain). Mayoritas adalah saham-saham yang berada di papan pengembangan, kecuali MASA dan PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) yang berada di papan utama.


Dipicu Transaksi Crossing, MASA Pimpin Top Gainers SepekanFoto: Sumber: BEI

Saham MASA memimpin kenaikan harga saham dengan penguatan sebesar 44,57%, diikuti saham PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) dan PTSN yang menguat masing-masing sebesar 39,38% dan 32,48% dalam sepekan.


Saham produsen ban tersebut menguat 16% pada Rabu (22/5/2019) berkat transaksi saham di pasar negosiasi (crossing) senilai Rp 933 miliar sebanyak 1,11 miliar unit di harga Rp 843 per saham.

Transaksi ini merupakan bagian dari penawaran (tender offer) Michelin selaku pemegang pengendali baru emiten tersebut.

Tender offer dilakukan terhadap sebanyak-banyaknya 12,41% saham MASA atau 1,11 miliar saham MASA yang belum dimiliki perusahaan Eropa tersebut. Periode penawaran tender wajib ini adalah 16 April-15 Mei 2019, dan tanggal pembayaran pada 22 Mei 2019.

Di sisi lain, saham MKPI menguat jelang pembayaran dividen yang akan berlangsung pada Rabu (29/5/2019) pekan depan. Para investor terlihat mengapresiasi pembagian dividen senilai Rp 350 miliar itu, yang setara 35% dari hasil laba bersihnya tahun lalu sebesar Rp 1,02 triliun.

Sementara itu, emiten berkode Sat Nusapersada yang beroperasi di bisnis perakitan elektronik ini berada di posisi ketiga dalam hal lonjakan harga sahamnya. Kenaikan ini terjadi di tengah sikap Amerika Serikat (AS) yang membatasi kontrak Huawei.

Emiten yang baru saja meraih kontrak dari perusahaan perakit Iphone Pegatron Corp pada tahun lalu ini pun menjadi sasaran spekulasi bahwa kinerja perseroan akan terdongkrak karena produk ponsel pintar AS tersebut akan semakin kompetitif.

TIM RISET CNBC INDONESIA



(ags/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading